MKD dan Gerindra Tolak Pengunduran Diri, Rahayu Saraswati: Saya Masih Mencari Jalan Terbaik
![]() |
| Anggota DPR RI Rahayu Saraswati di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. |
JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Gerindra, Rahayu Saraswati, mengaku masih dalam proses mempertimbangkan langkah politiknya setelah Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI dan Mahkamah Kehormatan (MK) Partai Gerindra menolak surat pengunduran dirinya.
Dalam keterangan di akun Instagram pribadinya, @rahayusaraswati, keponakan Presiden RI Prabowo Subianto itu menceritakan bahwa kabar penolakan tersebut datang di tengah kondisi rumahnya yang kebanjiran. Ia menyebut belum sempat berpikir jernih untuk memutuskan langkah berikutnya.
“Di satu sisi, banyak pesan masuk yang bersukacita karena pengunduran diri saya ditolak. Mereka bilang masih butuh perwakilan perempuan dan anak muda di DPR. Padahal, ada juga perempuan muda lain yang bisa diharapkan,” tulis Sara, Minggu (9/11/2025).
Sara menuturkan, ia memahami munculnya tudingan bahwa pengunduran dirinya sebelumnya hanyalah gimmick. Namun, ia menegaskan keputusan itu diambil dengan pertimbangan serius.
“Saya menanyakan berdasarkan apa MK partai dan MKD menolak pengunduran diri saya. Yang membuat saya paling terharu adalah ada 10.951 warga Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu yang menandatangani petisi agar saya tidak mundur,” katanya.
Sara mengaku tak menyangka dukungan masyarakat sebesar itu. Ia menyebut jarang ada pejabat publik yang diminta bertahan oleh konstituennya melalui petisi terbuka.
“Jujur, saya belum tahu bagaimana menanggapi kabar yang muncul minggu lalu. Bukan karena enggan menjawab, tapi karena saya masih merenungkan semuanya. Situasinya sangat kompleks dan tidak bisa dijelaskan hanya dengan dua atau tiga kalimat,” ujarnya.
Sara juga menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada pimpinan partai, fraksi, dan para pendukung yang menaruh harapan agar dirinya tetap bertugas di DPR.
“Mohon doa agar saya bisa mengambil keputusan dengan kebijaksanaan. Saya menghargai setiap dukungan dan doa dari mereka yang percaya pada komitmen saya untuk bangsa,” tuturnya.
Sara menambahkan, dirinya memahami niat tulus para pendukung yang menandatangani petisi, meski saat ini ia belum bisa memberikan jawaban pasti.
“Walaupun saya sudah menyatakan mundur dengan lapang dada, saya tahu petisi itu lahir dari cinta dan dukungan. Tapi saya mohon maaf jika belum bisa menanggapi penolakan pengunduran diri ini dengan sukacita maupun kepastian,” pungkasnya. ***| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | inilah.com |
| Kategori | : | Parlemen |










