Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
2
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
3
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
4
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
5
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
3 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Mantan Ketua KPK Antasari Azhar Wafat, Dikenang Sebagai Pejuang Integritas dan Keadilan

Mantan Ketua KPK Antasari Azhar Wafat, Dikenang Sebagai Pejuang Integritas dan Keadilan
Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasasi Azhar.
Sabtu, 08 November 2025 18:59 WIB

JAKARTA – Indonesia kehilangan salah satu tokoh penting dalam sejarah pemberantasan korupsi. Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2007–2009, Antasari Azhar, meninggal dunia pada Sabtu (8/11/2025) pukul 10.57 WIB di usia 72 tahun.

Kabar duka ini dikonfirmasi oleh kuasa hukumnya, Boyamin Saiman. “Betul, Pak Antasari meninggal dunia. Salat jenazah akan dilaksanakan ba’da Ashar di Masjid Asy-Syarif BSD,” kata Boyamin di Tangerang Selatan.

Jenazah disemayamkan di rumah duka Les Belles Maisons E-10, Serpong, sebelum dimakamkan di San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat. “Kami mohon doa agar almarhum diampuni segala kesalahannya dan keluarga diberi ketabahan,” ujarnya.

KPK Kenang Sosok Tangguh dan Tegas

Kepergian Antasari membawa duka mendalam bagi keluarga besar KPK. Sejumlah pimpinan KPK Jilid VI, termasuk Wakil Ketua Fitroh Rohcahyanto, melayat langsung ke rumah duka.

“Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Indonesia kehilangan sosok tangguh dengan komitmen tinggi terhadap pemberantasan korupsi,” ucap Fitroh, Sabtu (8/11/2025).

Menurutnya, Antasari adalah figur tegas dan berani mengambil risiko dalam menjalankan tanggung jawabnya. “Beliau memiliki keteguhan moral dan keberanian luar biasa dalam melawan korupsi di masa yang tidak mudah. Semangatnya akan selalu menjadi inspirasi bagi kami di KPK,” kata Fitroh.

KPK turut mendoakan agar amal ibadah almarhum diterima di sisi Tuhan. “Semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik untuk beliau dan kekuatan untuk keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.

Jejak Panjang dan Lika-liku Hidup Seorang Penegak Hukum

Antasari Azhar lahir di Pangkal Pinang, 18 Maret 1953. Ia dikenal publik sebagai sosok jaksa yang sederhana namun memiliki ketegasan luar biasa. Pada 2007, ia terpilih menjadi Ketua KPK menggantikan Taufiequrachman Ruki.

Selama masa kepemimpinannya, KPK tampil garang dengan sejumlah operasi tangkap tangan yang mengguncang publik, seperti kasus suap BLBI yang menyeret Jaksa Urip Tri Gunawan dan Artalyta Suryani, serta kasus Al Amin Nur Nasution terkait pelepasan kawasan hutan lindung di Sumatera Selatan.

Namun, karier cemerlangnya terhenti pada 2009. Antasari dijerat dalam kasus pembunuhan Direktur PT Rajawali Putra Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen. Ia divonis 18 tahun penjara, meski sejak awal ia menolak seluruh tuduhan tersebut.

Kasus itu memicu gelombang simpati publik karena banyak pihak menilai Antasari menjadi korban kriminalisasi akibat keberaniannya menindak kasus korupsi kelas kakap. “Saya tidak pernah merasa bersalah. Saya hanya melawan sistem yang salah,” katanya usai bebas bersyarat pada 10 November 2016.

Warisan Integritas dan Keteguhan

Meski sempat dijatuhkan oleh kasus yang penuh kontroversi, Antasari tetap dikenang sebagai figur yang teguh memperjuangkan keadilan. Setelah bebas, ia memilih hidup tenang dan sesekali hadir di forum hukum untuk berbagi pandangan tentang integritas dan moralitas dalam penegakan hukum.

“Beliau adalah contoh nyata bahwa perjuangan melawan korupsi bukan jalan yang mudah. Tapi beliau menempuhnya dengan keberanian dan keyakinan,” ujar Boyamin Saiman mengenang.

Ratusan pelayat, termasuk mantan rekan di kejaksaan dan kolega di KPK, hadir memberi penghormatan terakhir. Di mata mereka, Antasari bukan sekadar mantan pejabat tinggi, tetapi simbol keberanian yang melawan arus kekuasaan.

“Antasari adalah pejuang hukum yang sempat dijatuhkan, namun tidak pernah hilang martabatnya. Integritasnya tetap hidup dalam ingatan publik,” kata Fitroh.

Kini, kepergian Antasari menutup perjalanan panjang seorang penegak hukum yang pernah mengukir sejarah dan kontroversi. Namun, dedikasinya terhadap keadilan dan keberaniannya menegakkan hukum tetap menjadi warisan moral bagi bangsa ini. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:inilah.com
Kategori:Kampus, Warga Bertuah, Balai Kota
wwwwww