Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
9 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Tragedi di Sekolah Elit Tangerang, Siswa 13 Tahun Jatuh dari Lantai 8 Saat Jam Belajar

Tragedi di Sekolah Elit Tangerang, Siswa 13 Tahun Jatuh dari Lantai 8 Saat Jam Belajar
Ilustrasi
Kamis, 06 November 2025 13:45 WIB

TANGERANG – Peristiwa tragis terjadi di salah satu sekolah internasional di kawasan Gading Serpong, Kabupaten Tangerang. Seorang siswa kelas VIII berusia 13 tahun ditemukan jatuh dari lantai delapan gedung sekolah pada Senin (3/11/2025).

Saat dievakuasi, siswa tersebut masih hidup. Namun, dalam perjalanan menuju rumah sakit, nyawanya tak tertolong. Kabar duka ini menyebar cepat di lingkungan sekolah dan mengundang keprihatinan dari berbagai pihak.

Kepolisian Resor Tangerang Selatan segera melakukan penyelidikan menyusul kejadian itu. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tangsel, Ajun Komisaris Wira Graha Setiawan, mengatakan lima orang saksi telah diperiksa.

“Kami sudah minta keterangan dari lima saksi, baik dari pihak sekolah maupun teman-teman korban, dengan pendampingan guru dan wali kelas,” ujarnya, Kamis (6/11/2025).

Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi. “CCTV sudah kami sita untuk dianalisis lebih lanjut,” kata Wira. 

Dugaan sementara, peristiwa itu terjadi saat kegiatan belajar berlangsung. Namun, pihak kepolisian belum bisa memastikan apakah kejadian tersebut murni kecelakaan atau ada unsur lain. “Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dan analisis rekaman kamera,” tambahnya.

Pihak sekolah dikabarkan telah bekerja sama dengan kepolisian dan memberikan pendampingan psikolog bagi siswa yang menyaksikan atau mengetahui peristiwa itu. Suasana duka masih terasa di lingkungan sekolah, namun kegiatan belajar tetap berjalan dengan penjagaan ketat.

“Kami mengimbau para murid dan wali murid tetap tenang. Situasi sekolah aman dan kondusif,” tutur Wira.

Jenazah korban kini telah disemayamkan di rumah duka. Sejumlah rekan dan guru tampak hadir untuk memberikan penghormatan terakhir. Bagi keluarga, kehilangan ini menjadi luka mendalam di tengah harapan besar atas masa depan sang anak.

Tragedi ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi lembaga pendidikan agar memperketat pengawasan di area berisiko tinggi seperti lantai atas gedung sekolah, demi mencegah kejadian serupa terulang kembali. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:tempo.co
Kategori:Warga Bertuah
wwwwww