Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
20 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
2
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
Balai Kota
19 jam yang lalu
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
3
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
4
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
Balai Kota
20 jam yang lalu
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
5
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Kemenpora Lakukan Analisa Target Medali Usai Review Cabor SEA Games 2025

Kemenpora Lakukan Analisa Target Medali Usai Review Cabor SEA Games 2025
Surono. (Kemenpora)
Kamis, 06 November 2025 23:17 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) telah merampungkan proses review terhadap 52 cabang olahraga (cabor) yang dipersiapkan menuju SEA Games Thailand 2025. Hasil peninjauan cabor kini sedang dianalisa untuk memetakan target medali.

Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono, menyampaikan review dilakukan dari tim yang terdiri dari para pakar, praktisi olahraga, perwakilan KONI, dan NOC Indonesia. Hal ini dilakukan guna memastikan target prestasi secara terukur dan berbasis data.

"Kami sedang menganalisa seberapa besar peluang untuk bisa tetap mempertahankan tiga besar. Setiap mematok target tentu harus berdasarkan data. Kami harus bisa mengkomparasikan data yang ada, calon lawannya siapa, kemudian posisinya kayak apa dan kekuatan kelemahannya itu apa dari atlet kita,” ujar Deputi Surono, Kamis (6/11/2025).

Deputi Surono mengatakan, Indonesia kehilangan setidaknya 41 potensi emas. Hal ini dikarenakan banyak nomor cabor yang menjadi unggulan Indonesia saat SEA Games sebelumnya tidak dipertandingkan pada SEA Games 2025.

Potensi emas yang akan hilang pada nomor cabor misalnya dari fin swimming, kun bukator, vovinam, soft tennis, pencak silat, wushu, cyckling, esport, wrestling, kick boxing, dragon boat, karate, sepak takraw, cricket, hingga judo.

Kendati demikian, Deputi Surono menerangkan jika Indonesia mendapatkan potensi tambahan 32 emas dari nomor cabor yang dipertandingkan pada SEA Games 2025 tidak dipertandingkan pada SEA Games sebelumnya. Rinciannya dari nomor cabor rowing, canoe, archery, equestrian, shooting, woodball, sport climbing, waterski, skateboard, chess, mixed martial art, dan modern pentathlon.

"Meski berpotensi kehilangan 41 medali emas, namun Indonesia masih berpeluang mendapatkan potensi tambahan dari nomor cabor yang di SEA Games Kamboja sebelumnya tidak dipertandingkan," ujar Deputi Surono.  

Oleh karenanya, Deputi Surono berharap cabang olahraga yang sedang menjalani pemusatan latihan menjelang SEA Games tahun ini bisa memaksimalkan dan mampu meningkatkan performa.

"Tentu sampai saat ini tim review sedang melakukan analisa dan menjalani proses yang bertahap. Prinsipnya kita melayani dengan baik terhadap federasi olahraga. Kita berharap atlet yang melakukan pelatnas bisa meningkatkan performa," pungkas Deputi Surono. ***

wwwwww