Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
18 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
5
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Kuliner

Israel Cegat Kapal Bantuan, Indonesia Diminta Ambil Sikap Lebih Tegas

Israel Cegat Kapal Bantuan, Indonesia Diminta Ambil Sikap Lebih Tegas
Rekaman pasukan angkatan laut Israel mencegat kapal Global Sumud Flotilla yang menuju Gaza di perairan internasional pada Kamis (2/10/2025). (Foto: Global Sumud Flotilla/HO via REUTERS)
Jum'at, 03 Oktober 2025 11:20 WIB

JAKARTA – Kecaman keras dilontarkan Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, atas tindakan Israel yang mencegat kapal-kapal Global Sumud Flotilla di perairan internasional. Kapal tersebut diketahui membawa bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza yang kini berada dalam kondisi kritis.

“Israel terang-terangan melanggar hukum humaniter internasional. Mereka bukan hanya menghalangi bantuan, tapi juga menyerang tenaga medis dan rumah sakit. Ini penghinaan terhadap kemanusiaan,” ujarnya, Kamis (3/10/2025).

Sukamta menegaskan, Indonesia tidak boleh berdiri sendiri dalam isu ini. Pemerintah diminta segera berkoordinasi dengan negara-negara lain, termasuk di forum internasional, untuk menekan Israel agar membuka blokade. “Diplomasi, embargo ekonomi, bahkan penghentian kerja sama militer harus dipertimbangkan,” jelasnya.

Ia juga menyerukan agar negara-negara yang memiliki hubungan dengan Israel berani mengambil langkah tegas, seperti memutuskan hubungan diplomatik. “Kalau dunia terus diam, tatanan perdamaian global bisa hancur oleh arogansi satu negara,” tambahnya.

Selain itu, Sukamta menilai jalur udara dapat menjadi opsi realistis untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan. “Kondisi di Gaza sangat kritis, kita harus mencari cara paling memungkinkan agar bantuan sampai. Indonesia bersama OKI harus berani mencoba langkah-langkah itu,” katanya. 

Menurutnya, rakyat Palestina tidak boleh dibiarkan berjuang sendirian. “Ini soal kemanusiaan, bukan hanya konflik politik. Dunia harus bersatu melawan ketidakadilan,” tutup Sukamta. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:kumparan.com
Kategori:Kuliner
wwwwww