Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
12 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Reformasi Polri Jadi Ujian Awal Prabowo, DPR Desak Presiden Turun Langsung

Reformasi Polri Jadi Ujian Awal Prabowo, DPR Desak Presiden Turun Langsung
Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/6/2025). (foto: antara/melalusa susthira k)
Jum'at, 12 September 2025 20:28 WIB

JAKARTA – Dorongan agar Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung reformasi Polri kian menguat setelah ia berjanji membentuk komisi khusus untuk mengevaluasi kepolisian. Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil, menilai hanya keterlibatan langsung Presiden yang bisa menjamin perubahan nyata di tubuh Polri.

"Presiden Prabowo sebaiknya langsung memimpin reformasi kepolisian. Dengan begitu, rencana strategis Polri bisa dievaluasi dan hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat," ujar Nasir, Jumat (12/9/2025).

Ia menilai, reformasi Polri sudah berlangsung sejak era Kapolri Sutanto hingga Listyo Sigit Prabowo, namun perilaku aparat masih kerap jauh dari ekspektasi publik. Karena itu, menurut Nasir, peran Presiden sangat krusial. "DPR tidak duduk di dalam komisi, tapi akan mengawasi jalannya reformasi," tambahnya.

Desakan serupa datang dari Gerakan Nurani Bangsa (GNB) yang beranggotakan tokoh lintas agama dan masyarakat sipil. Dalam dialog tiga jam bersama Prabowo di Istana, Kamis (11/9), mereka menyampaikan tuntutan reformasi kepolisian sebagai bagian dari aspirasi masyarakat.

"Pak Presiden menyambut usulan itu dan akan segera membentuk komisi reformasi Polri. Ini juga tuntutan masyarakat yang cukup besar," kata Pendeta Gomar Gultom, perwakilan GNB.

Bagi Prabowo, reformasi Polri kini menjadi ujian awal pemerintahannya: apakah janji membentuk komisi akan diikuti dengan langkah nyata, atau sekadar simbol politik. Publik menanti, apakah Presiden akan benar-benar turun tangan memimpin proses reformasi, atau menyerahkan sepenuhnya pada tim khusus. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:inilah.com
Kategori:Kabar Bertuah, Kampus, Pasar & Niaga, Balai Kota
wwwwww