Kemenangan Uji Coba Tak Bisa Jadi Jaminan Timnas Sukses di Kualifikasi Piala Dunia 2026
![]() |
| Timnas Indonesia. (Instagram@Timnas Indonesia) |
Penulis: Azhari Nasution
Pengamat sepakbola Alief Syachviar menilai karakter permainan China Taipeh jelas berbeda dengan Arab Saudi dan Irak yang akan jadi lawan di Round 4. “STY dulu menang 9-0 lawan China Taipeh dengan materi pemain tidak sebagus saat ini. Kluivert didukung materi pemain yang lebih bagus tapi permainan terlalu teoritis, bola dari tengah ke sayap lalu crossing. Seharusnya Kluivert bisa menang lebih besar,” ujarnya.
Alief mengatakan target sesungguhnya Timnas adalah lolos Piala Dunia 2026 dari Round 4. “Buat apa ganti pelatih biaya besar dari APBN, belum lagi datangkan pemain naturalisasi baru kalau target tidak lolos. Logikanya kalau target lolosnya tahun 2030 kenapa diganti pelatihnya. Kan mubazir pakai dana APBN untuk Timnas,” katanya.
Menurutnya, Timnas Indonesia diera Patrick Kluivert akan menjadi pertaruhan kepengurusan PSSI saat ini. “Patrick Kluivert itu bagus waktu jadi pemain, tapi reputasi kepelatihannya biasa aja. Dia belum pernah jadi pelatih di Piala Dunia, jadi nanti di round 4 pertaruhan besar. Kalau sampai gagal yang salah yang milih dia,” tambahnya. ***
| Kategori | : | Gelanggang, Mimbar Bertuah, Binawidya |










