Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
Parlemen
24 jam yang lalu
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
2
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
3
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
4
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
Gelanggang
5 jam yang lalu
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
Home  /  Berita  /  Kesehatan

Modus Rapi, Bawa Istri dan 6 Koper: Pengungkapan 13 Kg Sabu di Bandara Pekanbaru

Modus Rapi, Bawa Istri dan 6 Koper: Pengungkapan 13 Kg Sabu di Bandara Pekanbaru
Selasa, 19 Agustus 2025 07:49 WIB

PEKANBARU – Penangkapan dua kurir narkoba di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru pada Jumat (15/8/2025) mengungkap modus penyelundupan yang semakin nekat. Tak hanya membawa 13 kilogram sabu dalam enam koper, para pelaku bahkan melibatkan istri mereka dalam upaya mengelabui petugas.

Awalnya, kecurigaan muncul dari petugas Aviation Security (Avsec) terhadap barang bawaan penumpang tujuan Kendari. Pemeriksaan lanjutan menemukan paket-paket mencurigakan, yang belakangan diketahui sebagai narkotika jenis sabu. Temuan ini segera dilaporkan ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau.

"Tim kami langsung ke lokasi, mengamankan dua tersangka, A (40) dan AP (28), bersama lima koper. Dari koper tersebut ditemukan 24 bungkus sabu seberat 6 kilogram," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yudha Prawira, Senin (18/8/2025).

Yang mengejutkan, kedua kurir datang bersama istri mereka—DS dan EF—yang mengaku tidak tahu-menahu isi koper. Penelusuran lebih lanjut membawa tim ke kontrakan mereka di Kecamatan Kulim, Pekanbaru, tempat ditemukan satu koper lain berisi 29 bungkus sabu tambahan, total 7 kilogram.

Dengan demikian, total sabu yang disita mencapai 13 kilogram. Polisi juga menyita uang tunai, timbangan digital, serta enam koper berisi paket narkoba.

Pemeriksaan mendalam mengungkap sabu tersebut diserahkan oleh seseorang berinisial M di sebuah hotel di Pekanbaru. Dari total 61 bungkus yang diterima, delapan telah dikembalikan ke M, 24 dibawa ke bandara, dan sisanya ditemukan di kontrakan.

A mengaku sudah lima kali menjadi kurir dengan bayaran Rp60 juta per kilogram, sedangkan AP mengaku baru tiga kali dengan bayaran Rp50 juta per kilogram. Keduanya baru menerima uang muka Rp10 juta.

"Kami masih memburu H yang diduga bandar utama serta M yang menjadi perantaranya. Ini adalah jaringan lintas provinsi, dan kami terus kembangkan kasusnya hingga ke dugaan pencucian uang," jelas Kombes Putu.

Penangkapan ini menjadi bukti bahwa jaringan narkoba kian canggih dan berani, bahkan melibatkan keluarga untuk menyamarkan operasi mereka. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Kategori:Cendekia, Kesehatan
wwwwww