Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
11 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
6
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
26 menit yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Home  /  Berita  /  Keuangan

Reputasi BCA Diterpa Isu Privasi Nikita dan Skandal BLBI, Saham Ikut Terkoreksi

Reputasi BCA Diterpa Isu Privasi Nikita dan Skandal BLBI, Saham Ikut Terkoreksi
PT Bank Central Asia Tbk (BCA)
Sabtu, 16 Agustus 2025 08:02 WIB

JAKARTA – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) harus menghadapi ujian berat. Sahamnya melemah ke Rp8.700 per lembar pada perdagangan Jumat (15/8/2025), seiring dua isu besar yang menyeret nama bank tersebut ke sorotan publik.

Pertama, aktris Nikita Mirzani mengecam BCA karena data mutasi rekeningnya dibuka dalam sidang kasus dugaan tindak pidana pencucian uang di PN Jakarta Selatan. Nikita menilai hak privasinya sebagai nasabah dilanggar. “Rekening itu berisi pemasukan saya dari film, endorse, dan off-air. Saya kecewa karena privasi saya tidak dijaga,” ujarnya. Ia bahkan mengancam akan mensomasi BCA usai perkara hukumnya selesai.

BCA buru-buru merespons tudingan itu. Executive Vice President Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F Haryn, menegaskan bahwa bank hanya menjalankan kewajiban hukum. “BCA tunduk pada ketentuan hukum, termasuk kewajiban memenuhi permintaan aparat penegak hukum. Namun, kami tetap berkomitmen menjaga kerahasiaan data nasabah sesuai regulasi,” jelasnya.

Di saat bersamaan, isu lama skandal Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kembali mencuat. Ekonom UGM Sasmito Hadinegoro menyerukan pemerintah agar mengambil kembali 51 persen saham BCA tanpa kompensasi, sebagai langkah menegakkan keadilan dan mengamankan aset negara. “Ini kesempatan membongkar jaringan mafia keuangan di balik kasus BLBI,” tegasnya.

Meski fundamental BCA tetap dianggap kokoh dengan target harga jangka panjang Rp12.500 per saham, analis menilai dua sorotan publik ini memperlemah persepsi jangka pendek investor. “BCA solid, tapi sentimen bisa membuat harga tertekan,” kata Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta.

Kini, BCA tidak hanya dituntut menjaga stabilitas pasar, tetapi juga membuktikan komitmen menjaga kepercayaan publik di tengah tekanan isu privasi dan tuntutan politik-ekonomi terkait BLBI. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:okezone.com
Kategori:Cendekia, Keuangan
wwwwww