Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
7 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Home  /  Berita  /  Cendekia

Istri Dihajar Suami Usai Diucap Talak, Polisi: Luka Serius di Kepala dan Tangan

Istri Dihajar Suami Usai Diucap Talak, Polisi: Luka Serius di Kepala dan Tangan
Sabtu, 02 Agustus 2025 09:00 WIB

KUANSING – Sebuah aksi penganiayaan sadis terjadi di pinggir jalan Desa Toar, Kecamatan Kuantan Mudik, dan mengundang kecaman luas. Seorang pria terekam kamera memukuli seorang wanita hingga terkapar. Belakangan, terungkap mereka adalah pasangan suami istri yang belum sah bercerai secara hukum.

Peristiwa yang terjadi Kamis (31/7/2025) sekitar pukul 15.30 WIB ini langsung ditangani aparat kepolisian. Pelaku, MS (49), menganiaya istrinya JN (45) hingga korban mengalami luka di wajah, kepala, dan patah tangan kiri.

"Korban mengalami pendarahan di bagian kepala dan luka di wajah. Tangannya juga patah akibat penganiayaan tersebut," ungkap Kasat Reskrim Polres Kuansing, AKP Shilton, Jumat (1/8/2025).

Kapolsek Kuantan Mudik, Iptu Ribuan Butar Butar menyebutkan bahwa kejadian dipicu konflik rumah tangga. Pelaku mengaku sakit hati karena mendengar rencana korban akan menikah lagi.

"Motifnya karena pelaku merasa sakit hati usai cekcok. Ia mengaku mendengar korban akan menikah lagi. Tapi ini baru dari pengakuan pelaku karena korban masih dirawat dan belum bisa dimintai keterangan," jelasnya.

Meski telah menalak istrinya secara lisan, secara hukum keduanya masih terikat sebagai pasangan suami istri.

Kekerasan ini memicu reaksi publik, terutama karena terjadi di ruang terbuka dan terekam kamera warga. Video kekerasan tersebut viral di media sosial dan memperlihatkan betapa brutal tindakan pelaku, yang memukul korban berkali-kali tanpa perlawanan.

Tragedi ini kembali menegaskan perlunya edukasi publik terkait penyelesaian konflik rumah tangga tanpa kekerasan serta pentingnya peran aktif masyarakat dalam menghentikan kekerasan saat terjadi. Kekerasan domestik bukan urusan privat, melainkan pelanggaran hukum yang harus dihadapi secara tegas. ***

Editor:Muhammad Rafdinal Adrianto
Sumber:detik.com
Kategori:Cendekia
wwwwww