Tiga Gempa Guncang Towea, Dua Gedung Layanan Publik Retak, Warga Diimbau Waspada
![]() |
KENDARI – Gempa bumi beruntun mengguncang Kecamatan Towea, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, Rabu (30/7/2025), mengakibatkan kerusakan ringan pada dua fasilitas pelayanan publik. Dalam kurun waktu dua jam, tiga gempa dengan intensitas berbeda dirasakan warga, menimbulkan kekhawatiran dan kerusakan fisik meski tidak ada korban jiwa.
Gempa pertama terjadi pada pukul 10:50 WITA dengan kekuatan 4,2 skala Richter, disusul dua gempa dengan kekuatan 2,2 dan 2,0 SR pada pukul 11:57 dan 13:01 WITA. Ketiganya berpusat di sekitar Towea dengan kedalaman dangkal antara 5–6 kilometer.
Kepala BMKG Kendari, Rudin, menegaskan bahwa gempa-gempa tersebut bukanlah dampak dari gempa besar di Rusia yang terjadi sebelumnya. “Ini bukan efek dari gempa Kamchatka, melainkan aktivitas sesar lokal yang masih belum terpetakan secara jelas di timur laut Towea,” ujarnya.
Akibat gempa pertama, retakan tampak di dinding Kantor Urusan Agama (KUA) Towea dan UPTD Puskesmas Moasi. Video warga menunjukkan dinding yang retak, mulai dari yang halus hingga cukup lebar. Kendati demikian, Kapolsek Towea, Ipda Lukman memastikan situasi sudah aman dan terkendali.
“Tidak ada korban jiwa, hanya kerusakan bangunan. Lokasi terdampak seperti Lakarama dan Wangkolabu kondisinya stabil,” jelasnya.
BMKG meminta warga tetap tenang namun waspada, terutama jika berada di dalam bangunan tua atau rusak. Warga juga diminta mengikuti informasi resmi dan tidak mudah terpengaruh hoaks terkait bencana.
Peristiwa ini menggarisbawahi pentingnya kesiapan lokal dalam menghadapi gempa, termasuk struktur bangunan yang tangguh dan edukasi warga mengenai tindakan darurat. ***
| Editor | : | Muhammad Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | tribunnews.com |
| Kategori | : | Kampus, Kuliner, Warga Bertuah |











