Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
Hukum
21 jam yang lalu
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
2
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
1 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
3
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
1 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
15 menit yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

BMKG: Peringatan Tsunami Dicabut, Gelombang Laut Stabil

BMKG: Peringatan Tsunami Dicabut, Gelombang Laut Stabil
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono. (Foto: Antara/Erlangga Bregas Prakoso)
Kamis, 31 Juli 2025 07:35 WIB

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa peringatan dini tsunami akibat gempa magnitudo 8,7 di Kamchatka, Rusia, telah resmi dicabut. Gelombang laut di wilayah timur Indonesia menunjukkan penurunan signifikan.

"Berdasarkan hasil analisis marigram, seluruh gelombang laut telah melemah dan terdisipasi. Peringatan berakhir pukul 23.00 WIB," ungkap Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, Rabu (30/7/2025).

Peringatan tsunami sebelumnya dikeluarkan pukul 06.24 WIB usai kenaikan muka air laut 5 hingga 20 cm terdeteksi di beberapa titik. Status waspada diberlakukan untuk wilayah seperti Manokwari, Sorong Utara, Jayapura, dan Biak Numfor.

Meski status bahaya telah berakhir, Markas Besar TNI memastikan pasukan tetap siaga. Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen Kristomei Sianturi, menyatakan langkah tanggap darurat tetap dijalankan untuk memastikan keamanan warga pesisir.

"TNI bersiaga penuh, baik dari matra darat, laut, maupun udara. Kami siap membantu evakuasi dan logistik jika situasi memburuk," katanya.

Pasukan dari komando daerah, kapal perang dari Pangkalan TNI AL, serta unsur TNI AU telah ditempatkan untuk memantau situasi dan mendukung evakuasi.

Kristomei menegaskan bahwa seluruh jajaran TNI akan tetap bersiaga sampai ada kepastian bahwa wilayah terdampak benar-benar aman.

"Kami terus berkoordinasi dengan BMKG, BNPB, dan pemda untuk langkah-langkah cepat dalam menghadapi situasi bencana," tegasnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:inilah.com
Kategori:Kampus, Warga Bertuah
wwwwww