Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
15 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Rp150 Juta per Tahun untuk Pungli, Sopir Truk Teriak, DPR dan AHY Desak Aksi Nyata

Rp150 Juta per Tahun untuk Pungli, Sopir Truk Teriak, DPR dan AHY Desak Aksi Nyata
Truk yang membawa bahan-bahan logistik keluar dari kapal feri di Pelabuhan Penyeberangan Bastiong Ternate, Maluku Utara, Senin (7/7/2025).
Sabtu, 19 Juli 2025 14:01 WIB

JAKARTA – Sorotan terhadap praktik pungutan liar (pungli) yang menyasar kendaraan logistik di Indonesia semakin tajam. Anggota Komisi V DPR RI, Syafiuddin, menyatakan bahwa beban pungli yang mencapai ratusan juta rupiah per truk setiap tahun tak hanya melukai keadilan, tetapi juga menyumbang mahalnya harga barang kebutuhan masyarakat.

“Jika satu truk harus keluar Rp150 juta dalam setahun hanya untuk pungli, maka wajar harga barang ikut melonjak. Ini bukan lagi soal sopir, ini soal keadilan ekonomi rakyat,” ujar Syafiuddin, Jumat (18/7/2025).

Syafiuddin mendesak agar pemerintah pusat, daerah, aparat penegak hukum, dan lembaga antikorupsi bergerak cepat dan tegas. Ia mengusulkan operasi gabungan, audit titik rawan pungli, digitalisasi sistem retribusi hingga pembentukan kanal aduan lintas instansi.

Pernyataan tegas juga datang dari Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Ia menyebut pemerintah telah mengidentifikasi titik-titik rawan pungli yang kerap memeras sopir truk logistik.

“Ini bukan angka kecil. Rata-rata satu truk keluar Rp100–150 juta setahun. Kalau pungli bisa dihapus, biaya logistik langsung turun,” ujar AHY usai rapat koordinasi penanganan kendaraan ODOL di Jakarta, Kamis (17/7/2025).

AHY menyatakan bahwa masalah ini tak bisa ditoleransi dan menuntut penegakan hukum tanpa pandang bulu. "Tindakan harus tegas. Siapa pun pelakunya, hukum harus berjalan," tegasnya.

Menurut Syafiuddin, praktik pungli yang berlangsung bertahun-tahun ini telah menciptakan ekosistem biaya gelap yang merusak perencanaan tarif dan memperburuk efisiensi distribusi. Ia juga menilai pemerintah harus menjadikan pemberantasan pungli sebagai prioritas dalam reformasi logistik nasional.

“Tidak ada alasan untuk membiarkan pungli menjadi norma. Setiap rupiah pungli adalah derita petani, pedagang kecil, hingga konsumen di pelosok,” tandasnya. ***

Editor:Muhammad Rafdinal Adrianto
Sumber:inilah.com
Kategori:Balai Kota, Parlemen, Keuangan, Binawidya
wwwwww