Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
22 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
2
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
22 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
3
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
20 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
23 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
8 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
5 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Tenggelam Saat Menuju Turnamen, Tiga Pemuda Pulau Nenek Masih Dicari

Tenggelam Saat Menuju Turnamen, Tiga Pemuda Pulau Nenek Masih Dicari
Tim SAR Batam mendirikan posko pencarian dan pertolongan kapal tenggelam di selat Pulai Nenek, Kota Batan, Kepri, Kamis (26/6/2025). (antara/laily rahmawaty)
Kamis, 26 Juni 2025 15:33 WIB

BATAM – Tim SAR gabungan terus menyisir perairan Selat Pulau Nenek, Kota Batam, untuk menemukan tiga orang korban kapal tenggelam yang hingga Kamis (26/6/2025) masih belum ditemukan. Ketiganya merupakan bagian dari tim sepak bola Pulau Selat Nenek yang hendak bertanding ke Pulau Setokok.

Ketiga korban yang masih dalam pencarian adalah Muhammad Fahri Kurniawan (23), Fadli alias Papat (28), dan Firdaus alias Fir (24). Kepala Pos SAR Batam, Dedius, mengatakan bahwa sempat terjadi kekeliruan dalam data awal jumlah korban yang ditemukan.

"Awalnya kami terima informasi 11 orang ditemukan, ternyata baru tiga yang benar-benar terverifikasi. Kami fokuskan pencarian pada tiga korban lainnya," ujar Dedius.

Kecelakaan terjadi Rabu (25/6) siang saat long boat bermesin 40 PK yang mengangkut 13 orang terbalik di tengah perjalanan dari Pulau Selat Nenek ke Setokok. Perjalanan tersebut dalam rangka partisipasi pertandingan sepak bola antarpulau memperingati HUT ke-80 RI.

Tim SAR kini memperluas area pencarian hingga dua mil laut dari titik tenggelam. Operasi melibatkan personel dari berbagai instansi termasuk SAR Tanjungpinang, Polairud, AL, BP Batam, dan nelayan lokal.

Sejumlah perlengkapan pencarian seperti perahu karet, rescue car, alat komunikasi, dan alat pendeteksi bawah air aquaeye digunakan. Namun upaya pencarian diwarnai kendala cuaca ekstrem dan gelombang tinggi.

"Angin kencang menghambat drone thermal. Kami mengandalkan aquaeye untuk mendeteksi objek dalam laut," jelas Dedius.

Sementara itu, 10 korban selamat berhasil kembali ke rumah masing-masing usai menyelamatkan diri dengan berenang selama hampir delapan jam di laut.

Nama-nama korban selamat adalah Dedi Marboen, Riko, Andika, Maher, Rahel, Nizam, Damar, Amirul, Feri, dan Raihan. Hingga kini, harapan keluarga dan tim SAR masih tertuju pada pencarian tiga korban hilang yang terus berlangsung di tengah tantangan alam. (ant)

wwwwww