KPK Lacak Dana Terkait Akuisisi Jembatan Nusantara, Dirut PT Pintu Kemana Saja Diperiksa
![]() |
| Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo memberikan keterangan pers di Gedung Merah Putih, Jakarta, 19 Mei 2025. (tempo/tony hartawan) |
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) makin memperdalam penyelidikan terkait dugaan korupsi dalam akuisisi PT Jembatan Nusantara oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) periode 2019–2022. Direktur Utama PT Pintu Kemana Saja, Andrew P. Addjiputro, diperiksa sebagai saksi oleh penyidik pada Rabu (25/6/2025).
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan pemeriksaan tersebut bertujuan menelusuri indikasi aliran dana yang berhubungan dengan akuisisi tersebut. “Kami mendalami apakah terdapat dana mencurigakan terkait proses akuisisi itu,” katanya, Kamis (26/6/2025).
Sebelumnya, pada Senin (23/6/2025), penyidik menggeledah dua rumah di Jakarta Selatan. Dari penggeledahan itu, KPK menyita lima kendaraan mewah—termasuk merek Lexus, Maybach, dan Alphard—serta beberapa senjata api dan aset properti di kawasan elit Pondok Indah.
Empat individu sudah ditetapkan sebagai tersangka: mantan Direktur Utama ASDP, Ira Puspadewi; Direktur Komersial dan Pelayanan, Muhammad Yusuf Hadi; Direktur Perencanaan dan Pengembangan, Harry Muhammad Adhi Caksono; dan Adjie, pemilik PT Jembatan Nusantara. Tiga dari mereka telah dilimpahkan ke JPU, sementara Adjie belum ditahan karena alasan kesehatan.
Kasus ini bermula dari penawaran akuisisi pada 2014 oleh Adjie. Pada saat itu, direksi ASDP menolak karena kapal tersebut dianggap sudah tua. Namun, saat Ira menjabat Dirut ASDP dan periode 2020–2021, penawaran kembali diterima dan proses akuisisi segera dilanjutkan.
KPK mencurigai adanya rekayasa dokumen penilaian kapal—dilakukan oleh KJPP MBPRU—yang sengaja menyamakan nilai aset sesuai angka yang telah ditentukan oleh Adjie dan disetujui oleh direksi ASDP. ***
| Editor | : | Muhammad Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | tempo.co |
| Kategori | : | Cendekia, Binawidya, Bukit Raya, Kulim, Lima Puluh, Marpoyan Damai, Payung Sekaki, Pekanbaru Kota, Rumbai, Rumbai Barat, Sail, Rumbai Timur, Senapelan, Sukajadi, Tenayan Raya, Tuah Madani, Pekanbaru, Nusantara, Pekansikawan, Jiran, Jakarta, Riau |











