Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
![]() |
Penulis: Afrila Yobi
Berhadapan dengan tim tamu yang berlaga di kasta tertinggi sepak bola nasional, barisan belakang tuan rumah langsung mendapat ujian berat. Petaka pertama bagi PSPS terjadi pada menit keenam. Melalui skema serangan yang rapi, Bhayangkara sukses membongkar pertahanan tuan rumah.
Ryan Kurnia yang berhasil lolos dari jebakan offside di sisi kanan lapangan, langsung melepaskan tembakan mendatar yang gagal dihalau oleh penjaga gawang Dicki Agung Setiawan. Papan skor pun berubah 0-1 untuk keunggulan Bhayangkara.
Tekanan dari tim tamu tidak mengendur. Pada menit ke-11, pelanggaran keras terpaksa dilakukan oleh bek PSPS, Muhammad Revan terhadap Ryan Kurnia demi memutus aliran bola. Insiden ini sempat memicu ketegangan karena wasit Mustafa Kamal melakukan pengecekan Video Assistant Referee (VAR) untuk potensi kartu merah. Namun, setelah meninjau ulang, sang pengadil lapangan memutuskan hanya memberikan kartu kuning kepada Revan.
Kesalahan fatal kembali dilakukan pemain PSPS pada menit ke-19. Gelandang Muhammad Reza Kusuma kehilangan bola saat mencoba menggiring di area krusial. Jefferson Brenes Rojas dengan cepat merebut bola dan melepaskan tembakan keras. Beruntung, Dicki Agung tampil sigap menepis ancaman tersebut dan mengamankan gawangnya dari kebobolan lebih cepat.
Sayangnya, pertahanan skuad asuhan Akhyar Ilyas benar-benar runtuh pada menit ke-34. Kesalahan antisipasi dari Andik Rendika Rama di sektor kiri pertahanan berbuah petaka. Bola yang gagal disapu bersih langsung dimanfaatkan barisan depan Bhayangkara melalui umpan matang kepada Milan Ristovski. Penyerang tersebut menyelesaikannya dengan sepakan terukur yang memaksa Dicki Agung memungut bola dari gawangnya untuk kali kedua.
PSPS baru mendapatkan peluang emas saat babak pertama memasuki masa tambahan waktu. Pada menit ke-45, Hamzah Depa dijatuhkan oleh Nehar Sadiki di area kanan pertahanan lawan. Antonio Gamaroni yang ditunjuk sebagai eksekutor tendangan bebas melepaskan sepakan terarah, namun bola hanya membentur tiang gawang.
Hingga wasit meniup peluit tanda turun minum, skor 0-2 tetap bertahan. PSPS harus bekerja keras di ruang ganti untuk memperbaiki performa dan mencari cara memecah kebuntuan di babak kedua. ***











