Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
23 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
2
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
23 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
3
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
21 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
24 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
9 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
6 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Home  /  Berita  /  Lingkungan

17 Kasus Terjadi, Sawahlunto Perkuat Mitigasi Kebakaran Musim Kemarau

17 Kasus Terjadi, Sawahlunto Perkuat Mitigasi Kebakaran Musim Kemarau
Personel Pemadam Kebakaran Kota Sawahlunto sedang bertugas memadamkan api kebakaran lahan. (antarasumbar/ho-instagram damkar swl)
Kamis, 26 Juni 2025 07:18 WIB

SAWAHLUNTO – Menghadapi lonjakan kebakaran lahan dalam dua bulan terakhir, Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, mengambil langkah cepat dengan memperkuat upaya pencegahan di seluruh wilayah kota. Langkah ini mencakup peningkatan edukasi warga, pengawasan lapangan, hingga kesiapan armada dan personel pemadam.

“Kita harus bergerak sejak awal, jangan menunggu sampai api menyala. Edukasi, pemantauan, dan kesiapsiagaan harus jadi fokus utama,” tegas Riyanda, Rabu (25/6/2025).

Ia menekankan kepada camat, lurah, kepala desa, hingga RT/RW untuk aktif memberikan peringatan kepada masyarakat agar tidak meninggalkan lokasi saat membersihkan lahan dengan cara dibakar, serta segera melaporkan titik api sekecil apa pun.

Kepala Satpol PP Damkar Kota Sawahlunto, Afrizon, menyebut sudah terjadi 17 kejadian kebakaran lahan dalam dua bulan terakhir. Mayoritas disebabkan pembakaran terbuka saat pembersihan ladang.

“Upaya sosialisasi sudah dilakukan lewat media sosial, grup WhatsApp warga, dan edukasi langsung. Tapi kami butuh sinergi lebih kuat dari semua unsur pemerintah daerah,” ujarnya.

Saat ini, tiga posko damkar aktif di Silungkang, Talawi, dan Saringan telah menyiagakan lima unit armada lengkap dengan regu personel. Selain itu, koordinasi intensif terus dijalin dengan BPBD untuk merespons cepat bila kebakaran terus meningkat.

Kepala BPBD Kota Sawahlunto, Dedi Ardona, menyatakan pihaknya siap mendukung penuh pemadaman kebakaran lahan bersama petugas pemadam.

“Kami kerahkan personel tambahan untuk membantu pemadaman agar api cepat dikendalikan,” jelas Dedi.

Dengan sinergi lintas instansi, Pemerintah Kota Sawahlunto menjadikan pencegahan kebakaran lahan sebagai prioritas utama dalam menjaga lingkungan dan keselamatan warga di tengah musim kemarau panjang tahun ini. (ant)

wwwwww