Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
24 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
2
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
23 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
3
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
21 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
4
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
10 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
5
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
6 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Home  /  Berita  /  Hiburan

Tabuik Tetap Digelar Meriah, Meski Pangkas Kegiatan Pendukung Tabuik 2025 Demi Efisiensi

Tabuik Tetap Digelar Meriah, Meski Pangkas Kegiatan Pendukung Tabuik 2025 Demi Efisiensi
Arsip Foto - Foto udara dua tabuik diarak sebelum dibuang ke laut, di Pantai Gandoriah Pariaman, Sumatera Barat, Minggu (14/8/2022). (antara foto/iggoy el fitra/hp)
Kamis, 26 Juni 2025 06:16 WIB

PARITMALINTANG – Pemerintah Kota Pariaman akan mengurangi sejumlah kegiatan pendukung dalam agenda budaya dan wisata tahunan Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2025 yang digelar 27 Juni hingga 6 Juli 2025. Kebijakan ini diambil sebagai langkah efisiensi anggaran.

"Kegiatan-kegiatan pendukung banyak kami kurangi, palingan hanya ada gamat pada Sabtu malam menjelang hari puncak," ujar Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Ferialdi, Rabu (25/6/2025).

Ferialdi menyebut, pada pelaksanaan sebelumnya, Tabuik selalu diramaikan dengan berbagai lomba dan panggung hiburan sebagai penyemarak di sela prosesi utama. Namun, tahun ini, sebagian besar kegiatan itu ditiadakan.

Ia menjelaskan bahwa pengurangan tersebut juga karena Pesona Tabuik 2025 tidak masuk dalam daftar Kharisma Event Nusantara (KEN) sehingga tidak mendapat dukungan dana dari pemerintah pusat maupun provinsi.

Meski demikian, anggaran untuk pembuatan Tabuik oleh dua kelompok masyarakat, yakni Tabuik Pasa dan Tabuik Subarang, tetap dipertahankan. "Anggaran untuk membuat Tabuik masih sama dengan tahun lalu, Rp400 juta untuk dua Tabuik," jelasnya.

Di tengah pengurangan kegiatan pendukung, sejumlah agenda rutin daerah tetap digelar dalam masa yang berdekatan dengan pelaksanaan Tabuik. Di antaranya adalah kejuaraan sepatu roda yang berlangsung dari 27 hingga 29 Juni serta panggung hiburan dalam rangka HUT ke-23 Kota Pariaman pada 2 Juli mendatang.

Ferialdi optimistis kedua kegiatan ini bisa menambah semarak perayaan Tabuik tahun ini, yang selalu menjadi daya tarik wisatawan.

Untuk mendongkrak promosi, Pemkot Pariaman juga menggencarkan publikasi melalui media sosial serta menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, seperti Sekretariat DPRD Sumbar, Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Internasional Minangkabau, dan instansi lainnya. (ant)

wwwwww