Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
11 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Demokrat Sambut Baik Ajakan Gabung Koalisi PKB-PKS

Demokrat Sambut Baik Ajakan Gabung Koalisi PKB-PKS
Silaturahmi DPP Demokrat dengan DPP PKS beberapa waktu lalu. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 11 Juni 2022 13:12 WIB

JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menginisiasi poros ketiga untuk Pemilu 2024 dengan nama Poros Semut Merah. Mereka pun mengajak Demokrat dan NasDem untuk bergabung.

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyebut, upaya membentuk koalisi harus didukung. Demokrat tak ingin ada pihak yang memaksakan hanya dua calon saja untuk bertarung di 2024.

"Setiap upaya untuk membangun koalisi, tentu harus didorong dan didukung. Untuk memastikan demokrasi di Indonesia berjalan dengan baik," kata Herzaky, Sabtu (11/6).

"Janganlah ada pihak-pihak yang memaksakan maksimal hanya dua calon yang bertarung, apalagi satu calon utama, dan satu calon boneka," ucapnya.

Demokrat ingin semua pihak diberikan ruang terbuka untuk 2024 nanti. Selain itu, harus dipastikan kompetisi dan kontestasinya berjalan dengan fair.

"Jangan ada upaya menggergaji demokrasi dan kedaulatan rakyat di Pemilu 2024," ujar Zaky.

Dia menambahkan, Demokrat saat ini masih terus menjalin silaturahmi dan komunikasi politik dengan semua pihak. Partainya terus menjajaki kesamaan visi dan kesamaan chemistry.

"Pendaftaran capres-cawapres sendiri masih di penghujung 2023. Masih banyak waktu buat kami untuk terus menjajaki berbagai kemungkinan. Masih sangat dinamis dan cair sampai dengan saat ini," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Warga Bertuah, Parlemen, Binawidya
wwwwww