Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
2
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
22 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
3
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
11 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
6
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
Parlemen
11 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
Home  /  Berita  /  Sail

Pemkot Solok Rembuk Stunting Tekan Kenaikan Kasus

Pemkot Solok Rembuk Stunting Tekan Kenaikan Kasus
Wakil Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra (antara/hoprokomp solok)
Rabu, 18 Mei 2022 05:50 WIB
SOLOK - Pemerintah Kota (Pemkot) Solok, Sumatera Barat mengadakan rembuk stunting dalam rangka untuk menekan angka kenaikan kasus stunting di daerah setempat.

Wakil Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra di Solok, Selasa mengatakan kegiatan rembuk stunting bertujuan dalam rangka mendukung upaya percepatan pencegahan dan penanggulangan stunting di Kota Solok.

Selain itu, rembuk stunting merupakan langkah penting untuk memastikan pelaksanaan rencana kegiatan intervensi pencegahan dan penurunan stunting.

Kegiatan tersebut dilakukan secara bersama-sama antara OPD penanggung jawab layanan dengan sektor/lembaga non-pemerintah dan masyarakat.

Dhani menyebutkan bahwa untuk saat ini angka stunting di Kota Solok mengalami penurunan, yakni mencapai 18,5 persen. Ia berpesan kepada seluruh OPD terkait yang hadir untuk jangan puas dulu dengan angka itu.

“Meskipun sudah mencapai angka tersebut, namun penanganan tetap perlu dan segera dioptimalkan," ujar dia.

Ia berharap ke depannya Kota Solok dapat menekan lagi angka kenaikan stunting sehingga dapat mencapai cita-cita Solok bebas stunting.

Menurut Ramadhani persoalan stunting ini telah menjadi agenda pembangunan nasional.

“Saya berharap komitmen dari seluruh pihak yang hadir dalam menanggulangi permasalahan stunting secara bersama dan dapat merealisasikan program yang dirancang dengan baik," ucap dia.

Lebih lanjut, ia bersama dengan pimpinan OPD serta unsur pemerintah maupun non pemerintah menandatangani komitmen bersama percepatan penurunan stunting di Kota Solok tahun 2022. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:sumbar.antaranews.com
Kategori:Balai Kota, Binawidya, Sail
wwwwww