Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
14 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
6
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
3 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Home  /  Berita  /  Marpoyan Damai

Selama 14 Hari, 10 Hektare Lahan Terbakar di Agam

Selama 14 Hari, 10 Hektare Lahan Terbakar di Agam
Petugas sedang memadamkan api membakar lahan kelapa sawit warga. (antara/dok bpbd agam)
Sabtu, 16 April 2022 22:06 WIB
PADANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat mencatat sekitar 10 hektare lahan di daerah itu terbakar selama 14 hari semenjak 22 Maret sampai 4 April 2022.

"10 hektare lahan terbakar itu berupa kelapa sawit, hutan lindung dan lainnya," kata Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rinaldi di Lubukbasung, Sabtu (16/4/2022).

Ia mengatakan, lahan terbakar itu tersebar di Bukik Limbayuang, Jorong Bini Nagari Kamang Hilia, Kecamatan Kamangmagek sekitar satu hektare pada Selasa (22/3). Kuranji Sungai Sirah, Jorong Durian Kapeh, Nagari Persiapan Durian Kapeh Darussalam, Kecamatan Tanjungmutiara sekitar 3,5 hektare pada Minggu (27/3).

Setelah itu, Dusun Pincuran, Jorong Baruah, Nagari Padang Tarok, Kecamatan Baso sekitar 0,6 hektare pada Senin (28/3), Bukit Godong, Jorong Tangah, Nagari Padang Tarok, Kecamatan Baso sekitar 0,4 hektare pada Senin (28/3).

Sedangkan di Bukit Aia Gambuag, Jorong Kampung Melayu, Nagari Sitalang, Kecamatan Ampeknagari sekitar dua hektare pada Sabtu (2/4).

Sementara di Bungo, Jorong Tigo Kampuang, Nagari Salo, Kecamatan Baso pada Minggu (3/4) dan Sungai Tanang, Nagari Pakan Sinayan, Kecamatan Banuhampu sekitar 0.5 hektare pada Minggi (3/4).

"Kebakaran itu terjadi di lima kecamatan dan penyebab sedang proses penyelidikan," katanya.

Akibat kebakaran itu, petani mengalami kerugian sekitar puluhan juta rupiah, karena lahan sawit mereka hangus terbakar.

Sedangkan korban jiwa akibat kejadian itu tidak ada.

Dengan kejadian itu, ia mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dengan cara tidak membuang puntung rokok sembarang tempat, tidak membakar hasil rambahan dan lainnya.

Bupati Agam juga telah mengeluarkan surat edaran dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan.

"Perani harus mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan, agar tidak menjalar ke lokasi lain," katanya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:sumbar.antaranews.com
Kategori:Warga Bertuah, Lingkungan, Binawidya, Marpoyan Damai
wwwwww