Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
15 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
6
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
4 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Home  /  Berita  /  Kampus

BLT Minyak Goreng Diapresiasi sebagai Solusi Jangka Pendek

BLT Minyak Goreng Diapresiasi sebagai Solusi Jangka Pendek
Ilustrasi penerima BLT. (foto: ist./dok. antara)
Senin, 04 April 2022 17:35 WIB
JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan kepada wartawan parlemen, Senin (5/4/2022), dirinya mengapresiasi langkah pemerintah yang segera menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk menyikapi tingginya harga minyak goreng. Namun, Puan mengingatkan BLT Minyak Goreng ini hanyalah solusi jangka pendek.

"Kami mengapresiasi langkah pemerintah untuk menyalurkan BLT Minyak Goreng, terutama di bulan Ramadan dan menjelang Lebaran, dimana kebutuhan masyarakat terhadap berbagai komoditas, termasuk minyak goreng cukup tinggi. Sebagai solusi jangka pendek ini patut diapresiasi," kata Puan sebagaimana dikutip GoSumbar.com di Jakarta.

Untuk solusi jangka panjang, Puan mengingatkan, pemerintah harus membenahi seluruh tata niaga minyak goreng dari hulu sampai hilir. Struktur pasar dan struktur industri minyak goreng harus dibenahi.

"Termasuk penguasaan dari hulu ke hilir dalam produksi minyak goreng,"ujarnya.

Puan mengingatkan, agar menjadi solusi jangka pendek menjelang Lebaran, BLT Minyak Goreng harus dilakukan dengan cepat, namun tepat sasaran.

"Semakin cepat tersalurkan semakin baik untuk masyarakat. Namun juga harus semakin menutup semua potensi penyimpangan dalam penyaluran di lapangan," katanya.

Puan mengingatkan, penyaluran BLT Minyak Goreng yang tidak tepat sasaran akibat penyimpangan atau kelalaian petugas di lapangan sekalipun akan berpotensi menimbulkan gejolak di masyarakat.

"Tutup segala potensi kelalaian dan peyimpangan di lapangan. Apalagi di tengah bulan Ramadan, di mana mayoritas masyarakat Indonesia sedang ingin beribadah dengan tenang," ujarnya.

Diketahui, pemerintah berencana memberikan bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng dari dana eksisting Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp6,15 triliun untuk 20,5 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu mengatakan, bantuan tersebut akan diberikan untuk periode April, Mei, Juni 2022 dan akan diakumulasikan atau diberikan kepada masyarakat pada April.

"BLT minyak goreng akan kita berikan Rp100.000 per KPM setiap bulan dibayarkan sekaligus di April atau menjadi Rp300.000," jelas Febrio dalam Indonesia Macro Economic Outlook 2022 Senin (4/4/2022).***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Pasar & Niaga, Balai Kota, Kampus
wwwwww