Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
20 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
2
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
Balai Kota
19 jam yang lalu
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
3
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
4
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
Balai Kota
20 jam yang lalu
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
5
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Home  /  Berita  /  Pekanbaru

Payakumbuh Bisa Jadi Sentra Produksi Jamur Sumbar

Payakumbuh Bisa Jadi Sentra Produksi Jamur Sumbar
Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy bersama Wakil Wali Kota Erwin Yunaz saat mengunjungi petani jamur di Kampung Jamur di Payolinyam, Kelurahan Tigo Koto Dibaruah, Kota Payakumbuh. (antara/akmal saputra)
Minggu, 20 Maret 2022 13:19 WIB
PAYAKUMBUH – Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Audy Joinaldy menilai Kota Payakumbuh bisa menjadi daerah produsen jamur karena saat ini belum banyak petani di Sumbar yang melirik usaha jamur.

"Kita melihat usaha jamur di Sumbar tidak banyak, Kota Payakumbuh berpeluang memiliki branding lainnya sebagai daerah produsen jamur," kata Audy usai mengunjungi beberapa kelompok tani yang ada di Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, Sabtu (19/3/2022).

Ia mengatakan bahwa pengembangan usaha jamur tidak sulit karena tidak membutuhkan lahan yang luas dan bisa di pekarangan rumah.

Namun, untuk branding produk yang berguna untuk meningkatkan daya saing diperlukan waktu, tenaga, usaha, dan kemauan yang kuat.

"Nanti jamur akan kita arahkan naik level, kita upayakan bagaimana membantu petani jamur yang rumah jamurnya atau bumbungnya sudah banyak yang rusak," katanya didampingi oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz dan Anggota DPRD Kota Payakumbuh dari Fraksi PPP Edward DF.

Menurutnya, petani jamur di Kota Payakumbuh bisa naik level ke industri seperti pengolahan tuna yang dilakukan oleh Industri Kecil Menengah (IKM) di Kota Payakumbuh yakni Samara Frozen Food.

"Apa yang bisa kita bantu kita upayakan, karena banyak petani yang kita kunjungi sudah bergerak, kita bantu supaya bisa bergerak lebih geliat lagi. Pandemi Covid-19 mulai menyusut, maka harus kita tingkatkan produktivitas supaya perekonomian stabil," ungkapnya.

Wakil Wali Kota Erwin Yunaz mendukung penuh ide dari Wagub Sumbar untuk menjadikan Kota Payakumbuh sebagai produsen jamur.

"Bapak Audy adalah orang yang ahli di bidang pemberdayaan dan kesejahteraan petani dan peternak karena latar belakangnya akademisi peternakan dan sudah punya usaha besar di bidang itu," kata dia

Dia berharap dengan kedatangan Wagub Sumbar ini aspirasi yang disampaikan kelompok tani di Kota Payakumbuh dapat diterima dan petani bisa lebih sejahtera.

"Kita berharap kebutuhan kelompok bisa disalurkan dan diakomodir dalam kegiatan pemberdayaan, sehingga petani jamur, padi, jagung, cabe, serta peternak sapi bisa mendapat bantuan dari Pemprov Sumbar, dan kita Insyaallah makmur bersama-sama," katanya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:sumbar.antaranews.com
Kategori:Pasar & Niaga, Binawidya, Pekanbaru
wwwwww