Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
21 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
2
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
Balai Kota
20 jam yang lalu
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
3
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
4
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
Balai Kota
21 jam yang lalu
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
5
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Home  /  Berita  /  Senapelan

Gerakkan UMKM, Bank Nagari Jadikan Kain Tenun Lintau Buo Sebagai Seragam Pegawai

Gerakkan UMKM, Bank Nagari Jadikan Kain Tenun Lintau Buo Sebagai Seragam Pegawai
Pekerja tenun di sentra tenun Lintau Buo (antara/etri saputra)
Minggu, 20 Maret 2022 13:31 WIB
BATUSANGKAR – Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumatera Barat atau Bank Nagari wilayah Kabupaten Tanah Datar menjadikan kain songket produksi rumah tenun Lintau Buo sebagai baju seragam karyawan yang nantinya akan dipakai setiap hari Kamis.

Kepala Cabang Bank Nagari Batusangkar Fauzan di Batusangkar Sabtu (19/3/2022) mengatakan, penggunaan kain tenun tersebut merupakan salah satu upaya Bank Nagari dalam menggerakkan ekonomi masyarakat dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

"Secara tidak langsung dengan menggunakan seragam songket tenun ini kita juga mendorong ibu-ibu di sentra tenun untuk memproduksi dan pastinya meningkatkan UMKM kita," katanya.

Ia mengatakan untuk pemesanan kain songket tenun tersebut telah dilakukan sekitar dua bulan lalu dengan jumlah pemesanan sebanyak 80 helai.

Ia berharap penggunaan kain tenun oleh pegawai Bank Nagari nantinya juga sebagai promosi dalam memasarkan produk UMKM lokal untuk pasar yang lebih luas.

Komisaris Utama (Komut) Bank Nagari Benni Warlis mengatakan, penggunaan kain tenun membuktikan bahwa Bank Nagari bukan hanya sekedar tempat peminjaman uang melainkan juga memberikan motivasi dan contoh dalam memanfaatkan UMKM lokal.

Menggunakan kain tenun untuk seragam juga sebagai fashion bagi karyawan bank sekaligus model untuk promosi ke masyarakat.

"Siapa lagi kalau bukan kita, kapan lagi kalau bukan sekarang, karena tidak akan bisa maju usaha produk kita kalau kita tidak memakainya,'' ujar Benni.

Ia berharap pembelian kain tenun juga diharapkan bisa meningkatkan kualitas kedepannya. "Karena pasar kita itu adalah wisatawan. Kalau mereka lihat kualitasnya kurang, mereka hanya akan beli sekali saja, tapi kalau kualitas bagus, akan selalu laku," tutupnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:sumbar.antaranews.com
Kategori:Pasar & Niaga, Binawidya, Senapelan
wwwwww