Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
23 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
2
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
Balai Kota
22 jam yang lalu
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
3
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
4
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
Balai Kota
24 jam yang lalu
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
5
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
6
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
3 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Home  /  Berita  /  Pasar & Niaga

Jelang Ramadan, Sejumlah Harga Kebutuhan Pokok di Pariaman Mulai Naik

Jelang Ramadan, Sejumlah Harga Kebutuhan Pokok di Pariaman Mulai Naik
Suasana jual beli di pasar tradisional. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 19 Maret 2022 14:47 WIB

JAKARTA - Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Kota Pariaman, Sumatera Barat mulai merangkak naik menjelang bulan suci Ramadan 1443 Hijriah.

"Sekarang sudah banyak harga kebutuhan pokok yang naik, ini biasa terjadi menjelang bulan puasa tapi untuk harga cabai sekarang turun," kata seorang pedagang Pasar Rakyat Kota Pariaman Baik Eka Liswati di Pariaman, Jumat (18/3/2022).

Ia memprediksi harga kebutuhan pokok tersebut akan terus merangkak naik hingga lebaran nanti mengingat tingginya permintaan masyarakat terutama untuk cabai dan bawang merah.

Ia menyebutkan harga bawang merah sebelumnya Rp12 ribu per kilogram sekarang sudah Rp20 ribu per kilogram dan harga bawang putih yang biasanya Rp24 ribu per kilogram sekarang sudah Rp28 ribu per kilogram.

Lalu harga gula dari yang sebelumnya Rp13 ribu per kilogram sekarang Rp14 ribu per kilogram sampai Rp15 ribu per kilogram dan tepung terigu yang biasanya dijual Rp7 ribu per kilogram sekarang sudah Rp9 ribu per kilogram.

Minyak goreng curah yang biasanya Rp12 ribu per kilogram sekarang sudah Rp16 ribu per kilogram dan harga minyak goreng kemasan yang biasanya Rp14 ribu per liter sekarang menjadi Rp22 ribu per liter. "Bahkan sabun mandi sekarang sudah mulai naik, sabun mandi yang biasanya Rp32 ribu per lusin sekarang sudah Rp38 ribu per lusin," katanya.

Meskipun bahan kebutuhan pokok mengalami kenaikan, namun beda halnya dengan cabai merah yang sebelumnya Rp20 ribu per kilogram lalu naik secara bertahap menjadi Rp50 per kilogram sekarang stabil pada harga Rp44 per kilogram.

Untuk harga beras lokal saat ini di Pasar Pariaman masih stabil berkisar Rp13 ribu per kilogram, daging sapi Rp140 ribu per kilogram, dan ayam potong Rp25 ribu per kilogram.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Pariaman Alyendra mengatakan pihaknya akan terus memantau harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar yang ada di daerah itu. "Kami selalu memantau harga kebutuhan pokok di Pariaman setiap hari, hasil pemantauan tersebut kami laporkan kepada pemerintah provinsi," ujarnya.

Ia mengatakan dari pemantauan yang dilakukan ada sejumlah kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan dan juga ada yang mengalami penurunan harga menjelang Ramadan.

Adapun harga kebutuhan pokok yang mengalami penurunan harga di antaranya cabai dan telur dari Rp20 ribu per kilogram menjadi Rp18 ribu per kilogram yang menurutnya berfluktuasinya harga kebutuhan pokok di daerah itu dipengaruhi oleh pasar. Ia menambahkan jika kebutuhan pokok tersebut banyak maka harganya turun dan sebaliknya jika banyak permintaan maka harganya pun naik.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Warga Bertuah, Pasar & Niaga, Binawidya
wwwwww