Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
17 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
2
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
Parlemen
17 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
3
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
Parlemen
17 jam yang lalu
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
4
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
5
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Turnamen Bulutangkis All England 2022

Okto Berharap Pebulutangkis Indonesia Tunjukkan Semangat Nilai Olimpiade

Okto Berharap Pebulutangkis Indonesia Tunjukkan Semangat Nilai Olimpiade
Raja Sapta Oktohari (Foto: NOC Indonesia)
Selasa, 15 Maret 2022 21:36 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari berharap pebulu tangkis Indonesia dapat menunjukkan semangat nilai-nilai Olimpiade di Turnamen Bulutangkis All England 2022. Turnamen bulu tangkis tertua bergengsi di dunia ini diharapkan dapat menjadi pijakan sukses mereka dalam merajut prestasi menuju agenda-agenda olahraga 2022 ke depan.

Okto, sapaan Raja Sapta, meminta atlet-atlet bulu tangkis Indonesia fokus membawa pulang gelar presistisius ke Indonesia. All England 2022 akan berlangsung di Utilita Ardna Birmingham, Inggris, 16-20 Maret 2022.

“Kita tahu pengalaman tahun lalu tak mengenakan hati, tetapi saya harap atlet-atlet memiliki jiwa kstaria. Ini moment tepat membuktikan kepada dunia, bahwa atlet kita tak sekadar unggul di lapangan. Tapi, jiwa mereka juga tertanam kokoh olympic values atau nilai-nilai Olimpiade, yakni excellence, friendship, dan respect,” kata Okto, Selasa (15/03).

Tahun lalu, atlet-atlet Indonesia dipaksa mundur dari turnamen karena berada dalam satu pesawat dengan pasien terinfeksi Covid-19 dalam penerbangan dari Istanbul (Turki) menuju Birmingham. Berdasarkan regulasi National Health Service (NHS), para pemain masuk dalam kategori close contact (kontak erat) sehingga perlu menjalani karantina 10 hari dan BWF tidak mengizinkan pemain Indonesia tampil pada hari kedua turnamen.

Keputusan tersebut membuat Marcus Fernaldi Gideon, ganda putra pasangan dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo, mempertanyakan kebijakan tersebut. Sebab, ia telah bermain di babak pertama setelah menjalani tes PCR dengan hasil negatif. Selain itu, BWF dan Panitia All England juga tidak memberlakukan tes ulang kepada atlet Merah Putih, sebagaimana yang terjadi dengan pemain Denmark, India, dan Thailand yang sempat diketahui positif Covid-19.

Mengetahui kejadian tersebut, NOC Indonesia turun tangan. Terlebih dalam Poin 2.5 Olympic Charter (Piagam Olimpiade) menekankan NOC mengambil aksi melawan segala tindakan diskriminasi dan kekerasan di olahraga.

“Kepentingan NOC Indonesia cabor dan atlet. Insiden All England tentu menjadi catatan kami. BWF sudah meminta maaf, bahkan Presiden BWF (Poul-Erik Hoyer Larsen) menyampaikan Indonesia memiliki arti penting baginya, dan kami membicarakan hal yang lebih besar untuk kemajuan bulu tangkis dan olahraga Indonesia,” kata Okto.

Indonesia menurunkan kekuatan terbaik di All England 2022. Sembilan wakil yaitu tunggal putra Anthony Ginting, Jonatan Christie, Shesar Hiren Rhustavito, tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung, dan ganda putra Marcus Fernaldi/Kevin Sanjaya, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu, serta ganda campuran Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari.

“Saya gembira karena atlet kita Jonatan yang sebelumnya sempat positif di German Open, kini sudah negatif dan bisa tampil di All England. Semoga semua atlet selalu dalam keadaan bugar dan sehat dan dapat mengibarkan bendera Merah Putih dan mengumandangkan Indonesia Raya di Birmingham,” terang Okto. ***

wwwwww