Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
15 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
2
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
Parlemen
15 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
3
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
Parlemen
15 jam yang lalu
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
4
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
5
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Home  /  Berita  /  Parlemen

Isu 3 Periode Masih Bergulir, PKS Ajak Lawan Kesewang-wenangan Rezim

Isu 3 Periode Masih Bergulir, PKS Ajak Lawan Kesewang-wenangan Rezim
Presiden Jokowi dalam suatu kesempatan. (foto: ist./presidengoid)
Selasa, 22 Februari 2022 11:34 WIB
JAKARTA - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) Mardani Ali Sera menyerukan perlawan terhadap Kesewang-wenangan Rezim terkait dengan wacana 3 periode presiden. Seruan disampaikan dalam pesan singkat kepada wartawan sebagaimana dibaca di Jakarta, Selasa (22/2/2022).

"Kita harus lawan kesewenangan rezim ini. Walau kekuatan kita tidak seberapa, tapi mininal kita tunjukkan bahwa masih ada partai dan tokoh-tokohnya yang tidak bisa dikooptasi. Syukur-syukur kita bisa konsolidasi dengan elemen2-elemen civil society yang kritis," kata Mardani sebagaimana dikutip GoSumbar.com.

Seruan Mardani itu muncul sebagai respons atas kian banyak yang membahas periode ketiga presiden. Menurut anggota Komisi II DPR RI itu, 3 periode presiden secara konstitusi tidak mungkin dilakukan (maksimal dua periode). Lebih jauh, kata Dia, hal tersebut adalah "Ide berbahaya bagi kelangsungan demokrasi yang sehat. Krn berpotensi mengulang rezim-rezim yang karena kelamaan belakangan menjadi otoriter."

"Hati-hati dengan isu ini yang bisa jadi keinginan oligarki," ujarnya.

Terlebih, kata Mardani, rezim ini kalau ada maunya, termasuk amandemen untuk perpanjangan atau menambah periode akan sangat mudah, "Karena konstelasi politiknya kondusif buat rezim."

"Dan tidak heran proses kooptasi tersebut sudah sangat berhasil sehingga rezim Pak Jokowi amat leluasa melakukan apa pun," ujarnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Parlemen, Kampus
wwwwww