Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
19 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
2
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
Parlemen
19 jam yang lalu
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
3
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
Parlemen
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
4
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
5
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
6
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
Gelanggang
38 menit yang lalu
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Soal STY Bintang Iklan, Dali Tahir: Sebaiknya Kemenpora Contoh Kebijakan Singapura

Soal STY Bintang Iklan, Dali Tahir: Sebaiknya Kemenpora Contoh Kebijakan Singapura
Dali Tahir (twitter@bola_indonesia)
Sabtu, 19 Februari 2022 18:48 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Mantan Komite Etik FIFA, Dali Tahir mengatakan memang tidak masalah pelatih kepala Tim Nasional (Timnas) Sepakbola Indonesia asal Korea Selatan, Shin Tae-yong menjadi bintang iklan. Namun, Dali Tahir menyebut sebaiknya pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk membuat kebijakan yang mengutamakan pemain dan pelatih lokal untuk menjadi bintang iklan.

"Memang tidak ada masalah STY dikontrak menjadi bintang iklan. Tetapi, alangkah baiknya Kemenpora membuat kebijakan seperti pemerintah Singapura yang mengutamakan pemain dan pelatih lokal untuk menjadi bintang iklan. Jadi, PSSI bisa menjalankan kebijakan tersebut. Karena, kebijakan tersebut sangat bagus untuk mendorong pelatih dan pemain/atlet dan pelatih lokal bisa mendapatkan tambahan penghasilan dari sebagai bintang iklan," kata Dali Tahir yang dihubungi Sabtu (19/2/2022).

Lebuh jaug, Dali Tahir juga tidak mempermasalahkan Ketua Umum PSSI Mochmad Iriawan yang akrab dipanggil Iwan Bule merangkap jabatan sebagai Ketua Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI).

"Tak ada pelanggaran statuta PSSI yang dilakukan Iwan Bule soal rangkap jabatan.  Apalagi, itu jabatan hobi dan bukan jabatan di pemerintahan. Yang ideal sih tidak merangkap karena ketua umum PSSI butuh konsentras membangun prestasi sepakbola Indonesia," jelasnya. 

Abang ipar mantan Ketua Umum PSSI, Agum Gumelar ini hanya menyoroti tidak adanya terobosan PSSI untuk bisa menempatkan anggota Exco PSSI untuk menjabat di Federasi Sepakbola Asia (AFC) dan Federasi Sepakbola Internasional (FIFA).

"PSSI harus bisa menempatkan perwakilannya di AFC dan FIFA. Itu sangat penting dalam upaya membangun sepakbola Indonesia. Masak hanya bisa menjabat sebagai Wakil Presiden AFF dan itu bukam diberikan kepada anggota Exco PSSI," tegasnya.  ***

wwwwww