Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
18 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
2
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
Parlemen
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
3
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
Parlemen
18 jam yang lalu
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
4
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
5
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Indonesia Basketball League (IBL) 2022

Komet Akbar Kalahkan Jagoan Prancis

Komet Akbar Kalahkan Jagoan Prancis
Komet Akbar. (Dok. NPC Indonesia)
Jum'at, 27 Agustus 2021 18:37 WIB
Penulis: Azhari Nasution
TOKYO - Atlet para tenis meja Indonesia, Komet Akbar meraih kemenangan di pertandingan kedua penyisihan Grup A kategori TT10. Dalam pertandingan di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jepang, Jumat (27/8/2021), Komet berhasil mengalahkan jagoan Prancis Gilles de la Bourdonnaye 3-2.

Komet memulai pertandingan dengan sangat bagus sehingga mampu merebut gim pertama 11-6. Namun memasuki gim kedua, penampilan Komet menurun drastis sehingga Bourdonnaye mampu merebut gim kedua 11-5 sehingga skor menjadi 1-1.

Mental Komet sempat menurun saat Bourdonnaye berbalik unggul 2-1 dengan merebut gim ketiga 11-7. Dalam keadaan tertinggal Komet tersentak untuk bangkit. Gim ketiga atlet asal DKI Jakarta itu mampu unggul 11-8 membuat skor imbang 2-2 serta memaksa Bourdonnaye untuk memainkan gim kelima.

Pada gim penentuan itu, Komet justru mampu mampertahankan performa bagus untuk merebut keunggulan 11-9 sekaligus memastikan kemenangan 3-2 melalui pertandingan ketat. Kemenangan dramatis itu mengantarkan Komet lolos ke babak delapan besar.

“Alhamdulillah, saya bisa memenangi pertandingan berat tadi. Secara peringkat saya berada jauh di bawah atlet Prancis itu. Saya berada peringkat 21 dunia sedangkan Bourdonnaye berada di urutan 11 dunia,” kata Komet.

Meski perbedaan peringkat yang terpaut cukup jauh, namun dalam pertandingan tadi Komet pantang menyerah dan hanya fokus untuk menunjukan permainan terbaik.

“Permainan Bourdonnaye memang bagus, tetapi di pertandingan tadi saya termotivasi dan berusaha untuk tampil lebih tenang dan konsisten supaya bisa menang,” tambah Komet.

Keberhasilan Komet lolos ke babak perempat final mengikuti jejak David Jacobs yang sehari sebelumnya juga telah mengamankan tiket delapan besar TT10.

Sayangnya keberhasilan Komet dan David belum berhasil diikuti oleh Adyos Astan yang tampil di kategori TT4, Adyos kalah 3-2 dari Mohamed Saleh asal Mesir, 11-6, 8-11, 13-15, 12-10 dan 8-11. Kekalahan itu mengakibatkan Adyos tersingkir dari Paralimpiade 2020.

Sementara itu pada babak delapan besar nanti, Komet Akbar akan berhadapan dengan Mateo Boheas asal Prancis sedangkan David Jacobs akan melawan atlet Tiongkok, Hao Lian untuk memperebutkan tiket semifinal. ***

wwwwww