Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
11 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
6
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
40 menit yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Pembunuhan Presiden Moise, Tentara Bayaran Akui Pertemuan di Rumah Mantan Hakim Agung

Pembunuhan Presiden Moise, Tentara Bayaran Akui Pertemuan di Rumah Mantan Hakim Agung
Ilustrasi tentara bayaran. (foto: dok. ist. via islamtimes.org)
Sabtu, 31 Juli 2021 14:09 WIB
JAKARTA - Mantan Hakim Agung Haiti, Wendelle Coq-Telot, diduga terlibat dalam pembunuhan Presiden Jovenel Moise awal bulan ini.

Dugaan itu diungkap kepolisian Haiti pada Jumat (30/7/2021). Kepolisian juga telah mengeluarkan perintah penangkapan terhadap Wendelle Coq-Telot.

Dugaan ini muncul dari pengakuan tentara bayaran asal Kolombia dan beberapa warga Haiti keturunan Amerika yang diperiksa polisi.

"Beberapa dari mereka mengindikasikan pernah berada di rumah Ny. Coq dua kali," kata Jubir Kepolisian Nasional Haiti, Inspektur Jenderal Marie Michelle Verrier sebagaimana dikutip GoNEWS.co dari Reuters, Sabtu.

"Orang-orang ini memberi polisi detil dokumen yang ditandatangani dalam pertemuan di rumah Ny. Coq," terang Verrier menambahkan.

Sebagai pengingat, Wendelle Coq-Telot, seorang wanita mantan Hakim Agung yang dilengserkan bersama dua hakim lainnya pada Februari ketika Moise menuduhkan bahwa ada rencana kudeta terhadap dirinya.

Hingga berita ini dimuat, Coq disebut belum bisa dihubungi dan belum diketahui keberadaannya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Kuliner, Cendekia, Warga Bertuah
wwwwww