Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
11 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Olimpiade 2020 Tokyo

Greysia/Apriyani Ingin Tuntaskan Misi Untuk Emas

Greysia/Apriyani Ingin Tuntaskan Misi Untuk Emas
Greysia/Apriyani luapkan kegembiraan. (Dok. NOC Indonesia)
Sabtu, 31 Juli 2021 14:04 WIB
Penulis: Azhari Nasution

TOKYO - Setelah mencetak sejarah sebagai pasangan ganda putri pertama Indonesia yang menembus babak semifinal, kini Greysia Polii/Apriyani Rahayu mencatat sejarah dengan melaju ke final sekaligus memastikan medali Olimpiade Tokyo 2020.

Dalam laga semifinal yang dihelat Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Sabtu (31/7) pagi tersebut, Greysia/Apriyani mengalahkan wakil Korea Setalan yang menjadi unggulan keempat, Lee So Hee/Shin Seung Chan dengan skor 21-19, 21-17. Di final yang akan digelar pada Senin (2/8/2021) mendatang, Greys/Apri akan menantang Chen Qing Chen/Jia Yi Fan dari China yang menempati unggulan kedua.

"Saya belum ingin puas dulu, kami masih harus bermain untuk emas," ujar Apriyani.
Ya, Greysia/Apriyani memang menjadi tumpuan harapan Indonesia untuk mengulang sukses pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir yang meraih medali emas di Olimpiade 2016 Rio de Janeiro. Begitu juga dengan tunggal putra andalan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting yang sudah memastikan tiket ke semifinal.

"Ya, masih ada tugas yang kami harus selesaikan. Saya belum banyak yang bisa disampaikan tapi kami memohon doa restu dan dukungan seluruh rakyat Indonesia untuk kami di final. Semoga kami bisa memberikan yang terbaik," pungkas Greys.

Greysia/Apriyani juga mensyukuri keberhasilannya menembus final. "Puji Tuhan. Rasanya luar biasa. Ini Olimpiade ketiga saya dan saya tidak muda lagi. Dua edisi sebelumnya saya gagal dapat medali tapi hari ini saya (dan juga Apri) akhirnya bisa ke final. Menyumbang medali untuk Indonesia," kata Greys usai pertandingan.

"Saya merasa situasi dan kondisi di lapangan benar-benar menguntungkan kami. Kami menang kalah lawan mereka. Jadi kami tidak terlalu memikirkan tentang itu. Kami hanya menyiapkan yang terbaik," lanjutnya.

Perasaan yang sama juga dirasakan Apriyani Rahayu. Sebagai debutan, pemain berusia 23 tahun itu masih belum percaya dengan lolosnya mereka ke babak final ajang Olimpiade.

"Saya masih belum percaya (masuk final). Sebelum berangkat saya sempat bilang, saya tidak pernah berpikiran main di Olimpiade secepat ini tapi tiba-tiba sekarang saya ada di final," sahut Apri.

"Saya mengucapkan terima kasih untuk Kak Ge (Greysia Polii) yang sudah membawa saya sejauh ini. Saya sempat bilang untuk jangan berhenti dulu, bermainlah dengan saya. Dari situ saya diyakinkan melalui motivasinya, kerja kerasnya setiap hari, ketabahannya, dan keinginannya untuk menjadi juara," lanjut pemain kelahiran Lawulo, Sulawesi Tenggara tersebut. ***

Kategori:Gelanggang
wwwwww