Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
13 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
2
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
Parlemen
13 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
3
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
Parlemen
13 jam yang lalu
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
4
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
5
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Kabar Bertuah
42 menit yang lalu
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Olimpiade 2020 Tokyo

Modal Pengalaman di Tokyo, Vika Optimis Lolos ke Olimpiade 2024 Paris

Modal Pengalaman di Tokyo, Vika Optimis Lolos ke Olimpiade 2024 Paris
Vidya Rafika Rahmatan Toyyiba . (Dok. NOC Indonesia)
Sabtu, 31 Juli 2021 17:51 WIB
TOKYO - Petembak putri Indonesia, Vidya Rafika Rahmatan Toyyiba memang belum bisa melewati babak kualifikasi Olimpidae 2020 Tokyo. Namun, Vika, panggilan akrab Vidya Rafika Rahmatan Toyyiba telah menikmati pengalaman dii kancah event akrbar dunia tersebut.

Bahkan, Vika yang meraih menemoati peringkat 37 dengan 1.137 poin dalam lombar 50 M senapat tiga posisi itu optimis bisa kembali berkompetisi dan tampil lebih baik lagi pada Olimpiade 2024 Paris.

Performa Vika terbilang cukup baik. Karena, dia sempat mencetak skor 100 saat posisi tiarap dan berdiri. Usai bertanding, atlet berusia 20 tahun ini mengatakan dia mendapatkan banyak pelajaran dari debutnya di Olimpiade.

“Karena ini adalah pengalaman pertamaku dan karena nomor 50 meter ada hubungannya dengan angin, jadi aku masih harus belajar dari pengalaman baru ini, dan aku mendapatkan banyak pengalaman di sini,” ujarnya.

Saat bertanding, juara SEA Games ini terlihat lebih santai dibandingkan saat turun di senapan 10 meter, pekan lalu. Vidya terlihat beberapa kali berkonsultasi dengan pelatih Ebrahim Inanloushaviklo.

Dengan turun di Olimpiade Tokyo 2020, Vidya mendapat kesempatan untuk mengukur kemampuan dengan petembak-petembak dari seluruh dunia. Hal ini pun membuatnya lebih optimis menatap Olimpiade Paris tiga tahun mendatang.

“Pelajaran paling penting yang aku dapatkan adalah rasa percaya diri. Dengan hasil di Olimpiade Tokyo ini, aku yakin di Olimpiade Paris aku bisa jadi juara, setidaknya dengan hasil skor yang sama dengan saat berlatih, aku bisa tersenyum karena hasilnya memuaskan walaupun belum bisa masuk final. Aku sangat yakin di Olimpiade Paris aku bisa karena telah mendapatkan pengalaman di sini,” kata Vidya lagi. ***

Kategori:Gelanggang
wwwwww