Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
18 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
6
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
7 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

RI Teken MoU Investasi Pabrik Baterai Mobil Listrik dengan Konsorsium Hyundai

RI Teken MoU Investasi Pabrik Baterai Mobil Listrik dengan Konsorsium Hyundai
Ilustrasi Mobil Listrik. (Foto: Istimewa)
Kamis, 29 Juli 2021 14:31 WIB

JAKARTA - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia meneken nota kesepahaman atau MoU dengan Konsorsium Hyundai dan PT Industri Baterai Indonesia (IBI) untuk investasi pembangunan pabrik baterai mobil listrik di Indonesia. 

Konsorsium tersebut diwakili langsung CEO Hyundai Mobis Co. Ltd. Sung Hwan Cho dan CEO LG Energy Solution (LGES) Jonghyun Kim serta Direktur Utama IBI Toto Nugroho.

"Agar dalam implementasinya, sesuai dengan undang-undang, (investor) berkolaborasi dengan pengusaha nasional dan UMKM. Ini menjadi perhatian khusus bagi pemerintah. Kami akan kawal dari awal sampai akhir investasi untuk baterai sel ini," ujar Bahlil seperti dikutip dalam keterangan tertulis, Kamis (29/7/2021).

Konsorsium Hyundai terdiri atas Hyundai Motor Company, KIA Corporation, Hyundai Mobis, dan LG Energy Solution. Konsorsium akan bekerja sama IBI untuk membangun pabrik sel baterai kendaraan listrik dengan total nilai investasi sekitar US$1,1 miliar. Inevstasi ini diklaim menyerap tenaga kerja hingga seribu orang.

Adapun kerja sama investasi ini merupakan tahap dari keseluruhan rencana proyek baterai kendaraan listrik terintegrasi senilai US$ 9,8 miliar. Bahlil mengatakan butuh proses dan negosiasi yang panjang sehingga dapat menguntungkan semua pihak sebelum investasi ini terealisasi.

Ia mengingatkan agar dalam implementasi kerja samanya nanti, perusahaan menggandeng pengusaha lokal serta UMKM sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Konsorsium Hyundai akan membentuk joint venture (JV) dengan IBI selaku holding BUMN baterai. IBI merupakan gabungan dari empat BUMN, yaitu PLN, Pertamina, MIND ID, dan Antam.

Kerja sama investasi tersebut ditargetkan segera memasuki fase peletakan batu pertama atau groundbreaking pada tahun ini. Fasilitas sel baterai rencananya akan memiliki kapasitas produksi sebesar 10 giga watt hour (GwH) yang akan menyuplai kendaraan listrik produksi Hyundai.

Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia, Park Taesung, mengatakan kerja sama investasi mobil listrik dan baterai ini akan menjadi pendorong perekonomian yang berorientasi pada lingkungan, teknologi, dan ekspor. “Saya sebagai Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia akan menggerakkan segala dukungan agar kerja sama ini menjadi salah satu kerja sama yang sukses dan terbaik antara Korea dan Indonesia,” ujar dia.

Direktur Utama IBI Toto Nugroho mengatakan Indonesia memiliki potensi menjadi pemain global industri baterai. Musababnya, Indonesia memiliki 24 persen cadangan nikel di dunia.

"Kami akan memproduksi baterai secara kompetitif untuk memenuhi kebutuhan Indonesia dan juga untuk ekspor. Terima kasih atas dukungan yang sangat besar dari Kementerian Investasi, Kementerian BUMN, dan Ambassador kedua negara," ucap Toto.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Balai Kota, Pasar & Niaga, Warga Bertuah
wwwwww