Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
7 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Picu Polemik Terkait Covid-19, Zulhas Tegur Guspardi Gaus dan 2 Kader PAN Lainnya

Picu Polemik Terkait Covid-19, Zulhas Tegur Guspardi Gaus dan 2 Kader PAN Lainnya
Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan. (Foto:Istimewa)
Jum'at, 16 Juli 2021 06:09 WIB

JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) mengaku sudah menegur 3 politikus PAN pemicu polemik terkait pandemi COVID-19 di Tanah Air. Zulhas meminta seluruh kader PAN sungguh-sungguh membantu masyarakat menghadapi berbagai persoalan akibat pandemi, dari masalah kesehatan sampai masalah ekonomi.

Teguran itu disampaikan Zulhas dalam rapat koordinasi yang digelar secara virtual, dengan para pengurus DPW dan DPD, serta anggota legislatif dari PAN. Tiga kader yang ditegur adalah Guspardi Gaus, Rosaline Rimaseuw, dan Saleh Partaonan Daulay. "Saya sudah memberikan teguran. Jangan diulangi lagi," kata Zulhas dalam keterangan tertulis, Kamis (15/7/2021).

Zulhas juga memberikan sejumlah pandangan mengenai penanganan pandemi dan situasi terkini di Indonesia. Wakil Ketua MPR RI itu menyebut kondisi penyebaran Corona di Indonesia mengkhawatirkan.

"Kalau melihat perkembangan situasi terkini, kondisi Indonesia mengkhawatirkan. Tingkat positif dan kematiannya sangat tinggi, saat ini tertinggi di dunia. Bahkan banyak negara menutup diri dari kedatangan warga negara Indonesia," sebut Zulhas.

Zulhas meminta PPKM dilanjutkan dan vaksinasi dipercepat karena inilah yang menjadi kunci penanganan pandemi berhasil. Dalam kesempatan yang sama, dia itu juga mendorong seluruh kader PAN proaktif membantu masyarakat menghadapi pandemi.

"Bantu program vaksin. Sukseskan PPKM. Bantu ringankan beban ekonomi warga. Bantu warga dengan menggelar program antigen gratis, termasuk memberikan vitamin gratis untuk seluruh masyarakat Indonesia," imbau Zulhas.

Seperti diketahui, dalam beberapa waktu belakangan, ada 3 kader PAN yang memunculkan polemik. Seorang di antaranya Guspardi Gaus. Anggota Komisi II DPR itu menolak isolasi mandiri setelah bepergian ke luar negeri.

Terakhir, Ketua Fraksi PAN DPR Saleh Partaonan Daulay yang meminta tidak ada lagi anggota DPR yang tak mendapat ICU. Saleh menyampaikan hal ini karena merasa kehilangan dengan meninggalnya anggota DPR RI Fraksi PAN John Siffy Mirin karena Corona.

"Saya tidak mau lagi misal mendengar ada anggota DPR yang tidak dapat tempat ICU, seperti yang dialami anggota Fraksi PAN saudaraku, John Siffy Mirin, anggota DPR dari Papua Fraksi Partai Amanat Nasional tidak dapat ICU ya," ucap Saleh dalam rapat Komisi IX dengan Kemenkes, di kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/7).***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Parlemen, Balai Kota, Warga Bertuah
wwwwww