Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
9 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Kalau Cuma Bahas Prokes, PDIP: Tidak Penting Lagi Menteri Gelar Konferensi Pers

Kalau Cuma Bahas Prokes, PDIP: Tidak Penting Lagi Menteri Gelar Konferensi Pers
Politisi senior PDIP Effendi M.S. Simbolon. (FOTO: Istimewa)
Jum'at, 16 Juli 2021 07:00 WIB

JAKARTA - Masyarakat lebih menantikan kerja nyata penanganan pandemi virus corona baru (Covid-19) daripada sekadar pernyataan retorik pejabat negara.

Politisi senior PDIP Effendi M.S. Simbolon tegas mengatakan konferensi pers menteri dan pejabat pemerintahan tidak lagi penting. "Tidak usah konferensi pers lah atau virtual zoom atau apalah," kata Effendi, Kamis (15/7/2021).

Menurutnya, semua menteri belakangan hanya pandai berteori dan memberikan imbauan pada masyarakat. "Semuanya berteori saja 3M atau 5M, menteri apa saja ngomongnya sama kok jaga prokes atau apalah, nggak penting begitu lagi," ketusnya.

Lebih baik, kata dia, menteri dan pejabat pemerintah fokus membangun harapan masyarakat bahwa pemerintah bisa mengatasi pandemi.

Soal hasilnya, lanjut anggota DPR RI ini, biarkan rakyat yang menyaksikan tanpa perlu ada konferensi pers dari seorang pejabat. "Saya sangat berharap pemimpin kita juga membawa hope, membawa harapan yang penuh dengan optimisme," pungkasnya.

Ddata Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 per Kamis (14/7), tambahan kasus positif hari ini naik hingga 56.757 orang. Angka tersebut lebih tinggi dari rekor terakhir yang tercatat Rabu kemarin (14/7) yang sebanyak 54.517 orang.

Pada bulan Juli ini sudah ada 11 kali pencatatan rekor kasus positif harian. Akibat tambahan kasus terakhir hari ini, total kasus positif di Indonesia sudah mencapai 2.726.803 orang.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Parlemen, Balai Kota, Warga Bertuah
wwwwww