Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Diduga Gagal Menyalip di Jalan Siak II Pekanbaru, Truk Hantam Sepeda Motor hingga Pengendara Tewas
2
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
3
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
4
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
5
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
5 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
6
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Home  /  Berita  /  Kampus

GG PAN Dorong Karantina Wilayah Total

GG PAN Dorong Karantina Wilayah Total
Ilustrasi suasana salah satu kota di mancanegara saat total lockdown diberlakukan Maret 2020 lalu. (foto: dok. ist./shutterstock via time)
Rabu, 23 Juni 2021 09:10 WIB
JAKARTA - Anggota Fraksi PAN DPR RI, Guspardi Gaus, meminta pemerintah bersiap menerapkan karantina wilayah menyusul tingginya angka kasus Covid-19.

"Saat ini kebijakan pemerintah baru menerapkan PPKM. Makanya perlu diambil langkah untuk melakukan PSBB atau karantina wilayah dengan kajian-kajian yang komprehensif, jangan tunggu sampai pandemi ini makin parah," ujar Guspardi tertulis sebagaimana dikutip GoNEWS.co, Selasa (21/6/2021).

GG, sapaan akrab Guspardi, menilai bahwa pemerintah masih lebih mengedepankan perputaran ekonomi ketimbang mengutamakan kesehatan. Padahal, jika angka kasus berangsur melandai maka roda perekonomian akan pulih dengan sendirinya.

"Harusnya tidak begitu. Kalau ekonomi yang jadi fokus, penyelesaian pandemi tak berbanding lurus," tutur Legislator asal Sumatera Barat yang juga punya latar belakang bisnis itu.

Sebelum karantina wilayah diterapkan, GG PAN meminta, Pemda provinsi-provinsi, kabupaten/kota di seluruh Indonesia untuk mematuhi Instruksi Mendagri Nomor 14 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM Mikro yang ditetapkan Senin (21/6/2021) lalu.

PAN mencatat, total kasus positif Covid-19 di Indonesia per 22 Juni 2021 telah mencapai 2.018.113 kasus dengan penambahan 14.536 kasus. "Ini merupakan rekor penambahan tertinggi sejak kasus ini pertama kali terkonfirmasi di tanah air pada 2 Maret 2010 lalu,".

Pulau Jawa menjadi wilayah penyumbang kasus Covid -19 terbanyak dengan 1.251.450 kasus atau  62,43% dari total kasus secara nasional, dimana DKI Jakarta berada di puncak dengan jumlah 448.07 kasus, diikuti Jawa Barat 328.940 kasus, Jawa Tengah 215.684 kasus, Jawa Timur 159.059 kasus, Banten 51.201 kasus, dan DIY 48,751 kasus.

"Ini artinya kasus Covid-19 sudah pada tahap yang tambah mengkhawatirkan dan perlu penanganan yang lebih serius," tegas anggota Komisi II DPR RI itu. ***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:GoNews Group, Kampus
wwwwww