Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
23 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
2
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
Balai Kota
21 jam yang lalu
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
3
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
4
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
Balai Kota
23 jam yang lalu
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
5
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
6
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
2 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Puskesmas Tolak Pasien, Bupati Solok Emosi: Otak Kalian Uang Saja

Puskesmas Tolak Pasien, Bupati Solok Emosi: Otak Kalian Uang Saja
Bupati Solok, Sumatera Barat Epyardi Asda emosi ke petugas Puskesmas Tanjung Bingkuang. (Foto: Istimewa)
Selasa, 15 Juni 2021 22:12 WIB
SOLOK - Sebuah video yang memperlihatkan Bupati Solok, Sumatera Barat Epyardi Asda emosi ke petugas Puskesmas Tanjung Bingkuang lantaran menolak pasien kritis akibat kecelakaan viral di media sosial.

Video Bupati Solok emosi ke petugas puskesmas lantaran menolak pasien tersebut viral usai diunggah pengguna Twitter Namaku_Mei, seperti dilihat pada Selasa 15 Juni 2021.

Dalam narasi unggahannya, netizen itu membeberkan kronologi kemarahan Bupati Solok terhadap petugas puskesmas itu.

Menurutnya, puskesmas tersebut menolak menangani pasien kritis akibat kecelakaan lantaran pelayanan puskesmas itu hanya dibuka sampai jam 5 sore. "Bupati Solok Ngamok, Pasien kritis karena kecelakaan di tolak ugd Puskesmas Tanjung bingkuang Pelayanan di buka sampai jam 5 sore," cuit netizen Namaku_Mei.

Ia juga membeberkan bahwa para tenaga kesehatan (nakes) di puskesmas itu membuat pernyataan bersama yang isinya menolak bekerja di atas jam 5 sore.

"Nakes membuat pernyataan menolak kerja di atas jam 5 jadi nyawa pasien tak lebih berharga dari sekedar pengabdian diri ke masyarakat," tuturnya.

Dilihat dari video tersebut, tampak Bupati Solok Epyardi Asda memarahi sejumlah petugas puskesmas tersebut.

Kemarahannya itu dipicu lantaran puskesmas itu hanya membuka pelayanan sampai jam 5 sore dan enggan menangani pasien kritis yang datang lewat dari jam tersebut. "Jadi kalau masyarakat sini jam 6 (datang ke puskesmas) kalau mau mati, mati sajalah gitu?,” teriak Epyardi Asda.

Selain itu, Bupati Solok juga emosi dengan adanya surat pernyataan dari para petugas puskesmas tersebut yang menolak bekerja di atas jam 5 sore. "Kenapa surat ini yang kamu pakai? Surat apa ini! Otak kalian uang uang saja! Kalian itu abdi masyarakat, kalau mau cari uang jadi pedagang pengusaha," ujarnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Binawidya, Balai Kota, Warga Bertuah
wwwwww