Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
21 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
10 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Aria Bima: Saya Tidak Anti Revisi UU

Aria Bima: Saya Tidak Anti Revisi UU
Anggota Fraksi PDIP DPR RI, Aria Bima dalam Rapat Paripurna ke-13 penutupan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2020-2021, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (10/2/2021). (gambar: tangkapan layar)
Rabu, 10 Februari 2021 17:00 WIB
JAKARTA - Anggota Fraksi PDIP (Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan) DPR RI (Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia), Aria Bima menyatakan dirinya tidak anti dalam hal merevisi suatu (UU) Undang-Undang. Tapi, dampak terhadap citra kelembagaan DPR juga patut ditimbang ketika revisi dilakukan terkait dengan muatan pengaturan sebuah UU yang bahkan belum pernah dilaksanakan.

Hal tersebut disampaikan Aria dalam Rapat Paripurna ke-13 penutupan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2020-2021, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (10/2/2021). Pernyataannya, terkait dengan RUU Pemilu (Rancangan UU Pemilihan Umum).

Kata Aria, sebagaimana dikutip GoNews.co dari siaran langsung TV Parlemen, "Mungkin kita revisi jika nanti untuk pelaksanaan 2024 itu mengalami kendala,".

Posisi RUU tersebut sebagaimana disampaikan Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad dari meja pimpinan paripurna, "masih butuh berbagai masukan,".

Kaitannya dengan Prolegnas (Program Legislasi Nasional) 2021-dimana RUU Pemilu masuk dalam daftar RUU Prolegnas 2021 yang ditetapkan Baleg DPR RI-pembahasannya akan dilanjutkan di masa sidang IV tahun 2021.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Parlemen, Kampus, GoNews Group
wwwwww