Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
Balai Kota
23 jam yang lalu
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
2
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
3
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
4
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Balai Kota
3 jam yang lalu
Wako Pekanbaru Ultimatum Jajaran OPD, Pelayanan Publik dan Keluhan Warga Wajib Direspons Cepat
Home  /  Berita  /  Cendekia

Kejagung Periksa 8 Orang Saksi Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan

Kejagung Periksa 8 Orang Saksi Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan
Ilustrasi BPJS Ketenagakerjaan. (foto: ist.)
Rabu, 20 Januari 2021 21:56 WIB
JAKARTA - Tim jaksa penyidik Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa 8 (delapan) orang sebagai saksi terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) pada pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Keterangan bernomor PR - 47/K.3/Kph.3/01/2021 yang didapat GoNews.co pada Rabu (20/1/2021) malam merinci, saksi yang diperiksa antara lain; JHT (Presdir PT Ciptadana Sekuritas); PS (Presdir BNP Paribas Asset Management); KBW (Deputi Direktur Pasar Modal BPJS TK); SMT (Asisten Deputi Analisis Pasar Uang dan Reksadana BPJS TK); MTT (Presdir PT Schroder Investment Management Indonesia); SM (Deputi Direktur Kepatuhan dan Hukum BPJS TK); WW (Direktur Utama PT Samuel Sekuritas Indonesia); dan OB (Direktur PT Kresna Sekuritas).

Berita yang beredar menyebutkan, perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) pada pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan ini diduga mencapai angka triliunan.

Pada Senin (18/1/2021) lalu, penyidik Direktorat Penyidikan Jampidsus dikabarkan sudah mulai melakukan pencarian bukti-bukti diantaranya, menggeledah kantor induk BPJS Naker yang berada di kawasan Jakarta Selatan. ***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Cendekia, Balai Kota, Kampus, GoNews Group
wwwwww