Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
20 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
2
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
Parlemen
20 jam yang lalu
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
3
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
Parlemen
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
4
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
5
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
6
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
Gelanggang
1 jam yang lalu
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
Home  /  Berita  /  Kuliner

Spekulasi Jack Ma Menghilang, Wengui: Semua Miliuner China Hanya 2 Cara, Penjara dan Mati

Spekulasi Jack Ma Menghilang, Wengui: Semua Miliuner China Hanya 2 Cara, Penjara dan Mati
Pendiri Alibaba Jack Ma. (int)
Selasa, 05 Januari 2021 08:19 WIB

JAKARTA - Mantan orang terkaya China, Jack Ma, tak pernah muncul sejak beberapa bulan lalu. Pendiri Alibaba ini menghilang setelah mengkritik sistem perbankan China.

Dikutip dari Republika.co.id, menyusul menghilangnya Jack Ma, beredar sebuah video yang memperkirakan keberadaan pendiri Alibaba dan Ant Group di Twitter. Dilansir Newsweek, Senin (4/1), video dari wawancara September 2019 tersebut telah dibagikan ulang ratusan kali di Twitter saat orang-orang berspekulasi tentang apa yang terjadi pada Ma.

Dalam klip tersebut, miliarder asal China Guo Wengui mengatakan kepada Real Vision, hanya ada dua cara masa depan Ma dapat berjalan dengan baik setelah dia meninggalkan Alibaba. ''Semua miliuner China, hanya ada dua cara: penjara dan mati,'' kata Wengui.

Wengui melarikan diri dari China sebagai buronan pada 2014. Wengui hingga saat ini masih berada di pengasingan setelah ia mengungkapkan rincian dugaan korupsi di kalangan pejabat Pemerintah China.

Pewawancara Kyle Bass kemudian menegaskan kembali: ''Jadi dia (Ma, red) akan masuk penjara, atau dia akan dibunuh?''

Wengui kemudian mencatat bagaimana keterlibatan Ma dalam perusahaan keuangan Ant Financial menyebabkan 'masalah besar' bagi China karena hal itu menantang sistem perbankan negara tersebut. Otoritas China ingin 'mengambil alih' perusahaan yang sekarang dikenal sebagai Ant Group, afiliasi dari Grup Alibaba milik Ma.

''Di mana #JackMa? Ini dari lebih dari setahun yang lalu ...,'' cuit pengusaha dan investor Jason Calacanis sambil membagikan klip tersebut.

''Orang ini memperkirakan, Jack Ma akan dipenjara atau dibunuh oleh PKC (Partai Komunis China). Sedikit lebih dari setahun kemudian Ma hilang selama 2 bulan,'' tambah Henry Mascot, pendiri perusahaan asuransi Curacel.

Ma dikabarkan tidak terlihat di depan umum dalam dua bulan, termasuk tidak tampil sebagai juri di final acara TV miliknya, Africa's Business Heroes.

Ma saat ini berada di peringkat 25 di Bloomberg's Billionaires Index dengan perkiraan kekayaan bersih lebih dari 50 miliar dolar AS, dijadwalkan tampil di final musim November dari kontes televisi kewirausahaan, tetapi digantikan oleh Lucy Peng, seorang eksekutif di Alibaba.

Menurut Financial Times, ketidakhadiran Ma dari pertunjukan itu 'karena konflik jadwal'. Salah satu kontestan yang mencapai final setelah sebelumnya dinilai oleh Ma di awal musim menambahkan: ''Ada sesuatu yang terjadi di China dengan Jack Ma atau semacamnya, jadi Peng menggantikannya.''

Ada spekulasi bahwa hilangnya Ma terkait dengan pidato yang dia berikan di Shanghai pada bulan Oktober mengkritik aturan perbankan China dan menyerukan perubahan. ''Sistem keuangan hari ini adalah warisan dari Era Industri,'' kata Ma.

''Kita harus menyiapkan yang baru untuk generasi berikutnya dan orang muda. Kita harus mereformasi sistem saat ini.''

Pada bulan Desember, regulator China meluncurkan penyelidikan anti-monopoli ke Alibaba setelah sebelumnya memperkenalkan peraturan keuangan yang lebih ketat yang mencegah Ant Group meluncurkan penawaran umum perdana terbesar di dunia segera setelah pidato Ma di Shanghai.

Ma diketahui sudah tidak aktif di akun Twitternya sejak 10 Oktober. Saat itu dia memposting tentang kolaborasinya dengan Duke of Cambridge dan investor global lainnya sebagai bagian dari proyek The Earthshot Prize.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Kuliner
wwwwww