Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
15 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
2
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
Parlemen
15 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
3
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
Parlemen
15 jam yang lalu
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
4
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
5
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Home  /  Berita  /  Kampus

Ibu Rumah Tangga Bakal Dapat Bantuan Langsung Tunai

Ibu Rumah Tangga Bakal Dapat Bantuan Langsung Tunai
Ilustrasi bantuan langsung tunai. (int)
Selasa, 05 Januari 2021 11:07 WIB

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan, untuk menekan angka kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) pemerintah menyiapkan program bantuan langsung tunai (BLT) untuk ibu rumah tangga (IRT).

Dikutip dari sindonews.com, Sri Mulyani mengatakan pandemi Covid-19 ternyata juga berdampak meningkatkan KDRT.

''Kondisi covid ini banyak fenomena di mana kekerasan rumah tangga meningkat,'' kata Sri Mulyani dalam video virtual, Senin (4/11/2021).

Meningkatnya kekerasan dalam rumah tangga ini, menurut Sri, wajib diwaspadai. Sebab, pandemi Covid-19 secara tidak langsung menyerang kesehatan mental.

''Ini harus waspadai, jadi bukan hanya kualitas uang yang berdampak efek Covid-19 saja, tapi dari sisi mental dan kesehatan masyarakat harus kita waspadai,'' ujarnya.

Dituturkannya, untuk melindungi perempuan, Kementerian Keuangan telah menyiapkan program BLT kepada ibu rumah tangga untuk menekan tingkat kekerasan dalam rumah tangga.

Tujuan pemberian bantuan tersebut, kata Sri, agar dapur rumah tangga tetap ngebul.

''Kita siapkan anggaran, tapi nanti ibu rumah tangga yang menerima untuk mengatasi kebutuhan dapur. Jadi PKH ini memang ditujukan untuk perempuan,'' ungkapnya.

Sebagai informasi, pemerintah menyiapkan alokasi anggaran Rp695,2 triliun untuk melaksanakan program PEN sepanjang tahun ini dalam rangka menyelamatkan masyarakat dari tekanan pandemi Covid-19.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:GoNews Group, Kampus
wwwwww