Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
20 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
2
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
Balai Kota
19 jam yang lalu
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
3
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
4
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
Balai Kota
21 jam yang lalu
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
5
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

MPR Dukung Rencana Prabowo Bentuk Komponen Cadangan Pertahanan Negara

MPR Dukung Rencana Prabowo Bentuk Komponen Cadangan Pertahanan Negara
Jum'at, 21 Februari 2020 17:07 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, berencana membentuk Komponen Cadangan Pertahanan Negara (Komcad Pertahanan Negara) dengan merekrut sebanyak 25.000 pemuda usia 18-35 tahun.

Menanggapi rencana Prabowo tersebut, Ketua MPR, Bambang Soesatyo (Bamsoet), mengaku sangat mendukung. Karena menurutnya, Komponen Cadangan Pertahanan Negara dapat memperkuat komponen utama pertahanan negara, yaitu TNI.

Sehingga, jika negara dalam keadaan bahaya atau darurat, pemerintah memiliki bantuan yang sudah terlatih. "Saya mendukung rencana Kemenhan yang akan membentuk Komcad Pertahanan Negara, serta berharap Kemenhan dapat merekrut 25.000 milenial untuk bergabung sebagai Komcad sesuai target pemerintah," kata dia, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (21/2/2020).

Ia juga mendorong Pemerintah untuk segera menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) terkait Komcad Pertahanan Negara agar dapat segera disosialisasikan kepada masyarakat, mengingat hingga kini PP tersebut masih dalam proses pembahasan akhir di Sekretariat Negara (Setneg).

"Melalui Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan (Ditjen Pothan Kemenhan) saya mendorong untuk bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dalam mengkampanyekan program Komcad Pertahanan Negara yang disampaikan melalui berbagai platform termasuk media sosial, guna menarik minat para milenial untuk masuk dan terlibat dalam sistem pertahanan negara," tegasnya.

Menurut dia PP itu sangat diperlukan karena hingga saat ini beleid itu masih dalam proses pembahasan akhir di Sekretariat Negara. Politisi Partai Golkar itu juga meminta Kementerian Pertahanan, melalui Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan, untuk bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam mengkampanyekan program tersebut.

"Kampanye program Komcad Pertahanan Negara itu bisa disampaikan melalui berbagai pijakan termasuk media sosial untuk menarik minat para milenial untuk masuk dan terlibat dalam sistem pertahanan negara," ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat agar berpartisipasi dalam program Kementerian Pertahanan itu, khususnya masyarakat yang berusia 18-35 tahun agar mendaftarkan diri secara sukarela untuk menjadi bagian dari Komcad Pertahanan Negara.***

wwwwww