Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
21 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
2
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
Balai Kota
20 jam yang lalu
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
3
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
4
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
Balai Kota
21 jam yang lalu
Ubah Lapangan Jalan Belimbing, Pemkot Pekanbaru Bangun Sport Center Mini Rampung Akhir 2026
5
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Warga Keluhkan Macet Tuanku Tambusai Pekanbaru, Dinas PUPR Riau Kebut Proyek Pelebaran Jalan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Widih... Pak Jokowi Arahkan Kepala BPIP Sosialisasi Pancasila Lewat Tik Tok

Widih... Pak Jokowi Arahkan Kepala BPIP Sosialisasi Pancasila Lewat Tik Tok
Rabu, 19 Februari 2020 12:42 WIB
JAKARTA - Kepala Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi mengatakan pihaknya berencana menggunakan sejumlah platform media sosial (medsos) untuk menyosialisasikan Pancasila ke generasi muda. Platform media sosial yang akan digunakan mulai dari Youtube, Blog, hingga Tiktok.

"Alatnya itu maksud saya ada Youtube, ada Blogger, ada pokoknya medsos yang sekarang digital lah. Digital mode ini kita pakai, sehingga nanti akan ada, ya termasuk Tiktok segala macam itu," kata Yudian dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (18/2).

Yudian mengatakan langkah itu diambil untuk menjawab permintaan Presiden Joko Widodo yang ingin BPIP fokus kepada generasi milenial.

"Dalam hal ini pak Presiden sangat berkali-kali menekankan kita fokus di sini, karena ada generasi milenial yang 129 juta jiwa yang kira-kira terputus dari dua sisi," kata Yudian menambahkan.

Selain medsos, Yudian tak menutup kemungkinan menyosialisasikan dan membumikan Pancasila menggunakan media seperti film dan musik. BPIP, kata dia, juga hendak menggunakan kompetisi-kompetisi olahraga untuk menyosialisasikan nilai-nilai Pancasila.

Rektor UIN Sunan Kalijaga itu berkata pihaknya ingin menyampaikan nilai Pancasila tanpa memaksakan melalui metode indoktrinasi. Sehingga, kata dia, maka dipilih cara-cara yang lebih ramah dengan generasi muda.

"Dengan cara yang sesuai dengan psikologi anak-anak, generasi milenial," tuturnya.

BPIP juga berencana menggandeng idola-idola kalangan muda. BPIP merancang nantinya Pancasila disosialisasikan oleh artis, penyanyi, atau atlet yang digemari oleh anak-anak muda.

"Agar mereka ini tidak terasa bahwa mereka itu sebetulnya sedang kita ajak untuk berpancasila," ucap Yudian.

BPIP dibentuk oleh Presiden Joko Widodo pada 11 Januari 2018. Awalnya BPIP merupakan badan yang juga dibentuk Jokowi pada 2017 dengan nama Unit Kerja Pembinaan Ideologi Pancasila.

BPIP adalah lembaga setara kementerian yang sepenuhnya bertanggung jawab kepada presiden. Lembaga ini dibentuk Jokowi agar setiap lapisan masyarakat dapat lebih memahami dan menghidupi Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:CNNIndonesia.com
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Balai Kota, Parlemen
wwwwww