Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
12 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
9 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
3
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
11 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
4
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
15 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
5
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
9 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
6
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Pembesut GIF Porno di WhatsApp Beri Jawaban dan Bersedia Memenuhi Permintaan Kominfo

Pembesut GIF Porno di WhatsApp Beri Jawaban dan Bersedia Memenuhi Permintaan Kominfo
Istimewa.
Selasa, 07 November 2017 20:07 WIB
JAKARTA - Tenor, penyedia konten GIF di WhatsApp, akhirnya menjawab teguran Kementerian Komunikasi dan Informatika. Dari jawabannya, Tenor berjanji memenuhi permintaan pemerintah soal konten porno di platform mereka.

"Pihak Tenor sudah menjawab notifikasi kami. Mereka juga sudah menyiapkan teknis pencarian konten, sehingga yang diinginkan Kominfo bisa dijalankan dan konten-konten yang dilarang pemerintah Indonesia tidak bisa lagi diakses di sini," kata Plt Kepala Biro Humas Kemenkominfo Noor Iza di kantornya, Selasa (7/11). 

Respons sebenarnya tak datang dari Tenor saja. Giphy, sesama penyedia konten GIF di WhatsApp, juga telah memberikan tanggapan serupa sesuai keinginan pemerintah. 

Noor berkata saat ini tim internal Kominfo masih terus melakukan pengecekan atas perbaikan dari pihak Tenor dan Giphy. 

Pemerintah baru saja membokir enam Domain Name System (DNS) milik Tenor mulai dari tenor.com, blog.tenor.com, ip.com, qr.tenor.com, dan media1.tenor.com. Sementara Giphy sudah kena blokir dari pemerintah Indonesia sebelumnya. 

Tak hanya kedua penyedia konten tersebut, Kemenkominfo juga telah melayangkan peringatan kepada WhatsApp. Mereka berpendapat WhatsApp sebagai penyedia layanan wajib bertanggung jawab atas kemunculan konten porno di dalamnya. 

"WhatsApp enggak boleh lepas tangan, karena (konten ini) ada diplatformnya. Diharapkan WhatsApp menegur dan menindaklanjuti," jelas Dirjen Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan di konferensi pers di Kemenkominfo, Senin (6/11) kemarin. 

Ia menjelaskan, bahwa pertanggungjawaban WhatsApp diperlukan karena aplikasi tersebut terhubung dengan Tenor dan Giphy selaku pihak ketiga lewat API. Dengan demikian, konten pihak ketiga itu menjadi bagian tak terpisahkan dari aplikasi WhatsApp.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:CNNIndonesia.com
Kategori:GoNews Group, Kabar Bertuah, Warga Bertuah, Balai Kota
wwwwww