Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
11 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
9 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
3
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
11 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
4
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
15 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
5
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
9 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
6
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Respons Komentar Fahri Hamzah, Jokowi: Wong Hajatan Kita Ini di Kampung Gak Mewah

Respons Komentar Fahri Hamzah, Jokowi: Wong Hajatan Kita Ini di Kampung Gak Mewah
Istimewa.
Selasa, 07 November 2017 19:54 WIB
JAKARTA - Presiden Joko Widodo menanggapi kritikan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengenai pesta pernikahan Kahiyang Ayu yang dianggap bisa lebih sederhana. Jokowi menilai definisi sederhana adalah relatif.

"Ya relatiflah definisi sederhana," ujar Jokowi sambil tertawa usai mengikuti gladi bersih akad nikah di Graha Saba Buana, Sumber, Solo, Jawa Tengah, Selasa (7/11).

Jokowi menegaskan resepsi dan keseluruhan proses pernikahan Kahiyang Ayu adalah sebuah hajatan kampung. Sebab, resepsi digelar di daerah dan dekat dengam kediaman Jokowi sendiri.

"Wong kita ini punya hajatan di kampung. Gedung juga gedung sendiri, katering juga katering sendiri, panitia juga sendiri," katanya.

Presiden mengajak semua pihak tidak membandingkan resepsi pernikahan anaknya dengan orang lain.

"Ya jadi, jangan dibandingkan dengan yang lain-lain. Ya memang kita ini hajatan di kampung, di daerah, jadi ya adanya seperti ini," tutupnya.

Sebelumnya, Fahri menyoroti pernikahan putri Presiden itu yang seolah akan berlangsung meriah dengan mengundang banyak pejabat. Fahri menyinggung istilah 'Revolusi Mental' yang kerap digaungkan Jokowi di era pemerintahan saat ini.

Cuma kan dulu katanya enggak boleh ngundang pejabat lebih dari 400 (orang). Ada katanya dulu revolusi mental, bikin pesta kecil-kecilan saja. Kalau sekarang itu kayak lebih gitu loh.

"Saya mohon maaf ya, saya bukan tidak menghormati adat dan budaya, tapi menurut saya mbok ya sederhana saja lah," ujarnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Balai Kota, Parlemen
wwwwww