Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
23 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
2
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Gelanggang
19 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
3
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
4
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
5
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Mada..! Bolos saat Jam Sekolah 29 Pelajar dan Satu Pangan Mesum di Bukittinggi Digelandang Satpol PP

Mada..! Bolos saat Jam Sekolah 29 Pelajar dan Satu Pangan Mesum di Bukittinggi Digelandang Satpol PP
Foto: istimewa.
Sabtu, 17 Desember 2016 02:50 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
BUKITTINGGI- Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, menjaring 29 orang pelajar yang bolos sekolah saat proses belajar mengajar berlangsung di kawasan Pasar Bawah, Jumat (16/12/2016), sekitar pukul 11.00 WIB. Di lokasi berbeda, Tim SK4 juga mengamankan satu pasangan diduga mesum di salah satu panti pijit kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Syafnir mengatakan, pelajar yang merupakan siswa SMP terjaring saat dirazia di beberapa tempat seperti warung internet (Warnet) dan lokasi nongkrong.

Awalnya petugas Satpol PP mendapat laporan warga tentang adanya pelajar nongkrong di kawasan pasar bawah.

Tangkapan para pelajar dan pasangan mesum tersebut berawal dari rencana tim SK4 yang menggelar razia rutin, namun ditengah perjalanan, petugas menemukan pelanggaran oleh pelajar di kawasan Pasar Bawah.

"Razia ini merupakan agenda rutin, termasuk menertibkan pedagang di kawasan Pasar Bawah, dari situ ada laporan dari warga yang mengatakan banyak pelajar berada diatas lantai tiga gedung BTC yang keluyuran saat jam pelajaran, kita langsung menuju lantai tiga untuk memastikan laporan tersebut," tukasnya.

Sesampai dilantai tiga terang Syafnir, laporan warga tersebut ternyata terbukti. Belasan siswa yang tengah memakai seragam terlihat tengah keluyuran dilantai tiga gedung BTC tersebut, bahkan beberapa pelajar pun berpacaran diatas lantai tiga tersebut. "Melihat pelanggaran itu, kita langsung amankan pelajar tersebut kedalam mobil Dalmas, belasan pelajar tersebut juga terdapat beberapa pelajar cewek," tuturnya.

Selain mengamankan belasan pelajar dilantai atap gedung BTC tersebut, petugas juga mendapatkan laporan beberapa siswa tengah bermain game online di sebuah warnet dikawasan Jalan Perintis. "Kita juga cek informasi tersebut dan ternyata benar, belasan pelajar tangah asik main game langsung kita amankan. Hingga total seluruh siswa yang kita amankan berjumlah 29 orang," sebut Syafnir.

Namun, baru saja akan berniat kembali ke Mako Pol PP Belakang Balok ujar Syafnir, petugas kembali mendapatkan laporan dari warga terkait adanya tamu yang masuk kesalah satu tempat panti pijat yang juga berada dikawasan Jalan perintis.

"Jadi ada laporan dari warga yang melihat ada tamu masuk kedalam panti pijat, kita langsung cek kelokasi. Alhasil, seorang wanita pelayan panti pijat diamankan bersama seorang tamu pria yang baru saja ingin keluar kamar," ungkap Syafnir.

Saat ingin keluar kamar tersebut tegas Syafnir, pasangan mesum itu langsung diamankan petugas. Kepada petuga pasangan ini mengakui jika mereka baru saja selesai berbuat mesum.

"Keduanya langsung kita amankan dan dibawa kekantor untuk kepentingan penyelidikan," jelas Syafnir.

Khusus pelajar yang diamankan ungkap Syafnir, setelah didata para pelajar ini diserahkan kepada pihak sekolah masing-masing yang sebelumnya sudah dikontak petugas Satpol PP.

"Khusus bagi pasangan ini kita kenakan denda sesuai perda dimana mereka harus membayar denda sebanyak Rp1 juta. Tak hanya itu, khusus bagi pemilik tempat pijit tersebut langsung kita layangkan surat peringatan untuk tidak membuka tempat usahanya lagi. Jika masih kedapatan akan kembali kita layangkan surat peringatan hingga tiga kali, dan jikapun masih tidak dihiraukan akan langsung kita segel," ujar Sayfnir.

Syafnir juga mengimbau, agar para pengusaha yang menyediakan lokasi-lokasi mesum untuk segera bertobat. Jika tidak, kita akan langsung tindak, kita tidak main-main dalam hal ini, tidak ada ceritanya membuka dan menyediakan tempat mesum di kota ini.

Menanggapi banyakanya pelajar yang diamankan oleh petugas gabungan SK4, Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bukittinggi Sosiawan Putra, belum dapat memastikan jika pihak sekolah lengah karena disibukan tengah mengurus nilai siswa karena baru saja selesai ujian

"Kita kan baru saja selesai ujian, jadi ada classmeeting. Nah, inilah mungkin yang membuat para pelajar memanfaatkan waktu untuk keluyuran karena guru-gurur sibuk mengurus nilai-nilai ujian siswa," jelasnya.

Menurut Sosiawan, berbagai upaya telah dilakukan untuk mengantisipasi agar pihak sekolah maupun siswa untuk tidak keluyuran saat jam pelajaran berlangsung

Terhadap pelajar yang terjaring diberikan bimbingan atau nasihat dan membuat pernyataan yang diketahui pihak sekolah agar tidak mengulangi perbuatannya. "Setelah membuat pernyataan para pelajar itu diserahkan kepada pihak sekolah," ujarnya. ***

Sumber:minangkabaunews.com
Kategori:Warga Bertuah, Cendekia, Balai Kota
wwwwww