Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
18 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
2
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
Parlemen
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
3
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
Parlemen
18 jam yang lalu
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
4
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
5
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Wagub Sumbar Nyatakan Tidak Ada Tempat Kembalinya Paham Komunis di Sumatera Barat

Wagub Sumbar Nyatakan Tidak Ada Tempat Kembalinya Paham Komunis di Sumatera Barat
Wakil Gubernur Sumbar H. Nasrul Abit ketika diwawancarai wartawan.
Sabtu, 14 Mei 2016 10:30 WIB
Penulis: Calva
PADANG - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tidak memberikan tempat bagi adanya indikasi kembalinya paham komunis di Sumatera Barat. Karena atursan dan ketentuan yang ada di Negara Indonesia sudah jelas.

Penegasan ini dikatakan Wakil Gubernur Sumbar H. Nasrul Abit, usai menyaksikan deklarasi bersama islahnya Persatuan Tarbiyah Islamiyah dengan Perti di Sumbar, Sabtu (14/5/2016) di Asrama Haji Tabing, Padang.

Wagub menyebutkan, ajaran komunis sudah terbukti menyengsarakan dan membawa banyak korban dari berbagai kalangan di negeri ini, termasuk para ulama, pemuda masyarakat dan para jenderal.

"Jadi, untuk masalah ini tegas dan jelas pelarangannya. Apalagi, terakhir Menkopolhukam Luhut Panjaitan menyatakan hal yang sama, yakni aturan pelarangan sudah jelas tentang komunis ini," kata Wagub.

Hal yang sama juga dikatakan Ketua Perti Sumbar Prof. Dr. Duski Samad. Perti adalah organisasi yang menolak ajaran komunis di Indonesia. "Perti akan selalu berada di garda depan dalam memberantas dan menolak ajaran komunis di Indonesia," katanya.

wwwwww