Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
20 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
2
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
Parlemen
20 jam yang lalu
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
3
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
Parlemen
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
4
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
5
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
6
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
Gelanggang
2 jam yang lalu
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Nelayan di Aceh Timur Merugi Akibat Kelangkaan Es Batangan

Nelayan di Aceh Timur Merugi Akibat Kelangkaan Es Batangan
Aktivitas bongkar muat es batangan dari mobil ke kapal nelayan di Kuala Idi, Aceh Timur, Sabtu (14/5/2016). (ASRUL MUFIDA)
Sabtu, 14 Mei 2016 10:57 WIB
Penulis: Asrul Mufida

ACEH TIMUR - Kelangkaan es batangan dalam dua bulan terakhir di wilayah Aceh Timur, meresahkan para nelayan dan petani tambak. Selain sulit mendapatkan es batangan, harga es perbatangnya mencapai Rp 100 ribu per batang.

"Selama pabrik es batangan yang ada di Kota Langsa kabarnya tidak produksi, kita para petani tambak sulit mendapatkan es batangan saat hendak panen ikan," kata Junaidi Daud (45) petani tambak warga Desa Seunubok Rawang, Kecamatan Peureulak Timur, Aceh Timur, kepada GoAceh.co, Sabtu (14/5/2016) pagi.

Hal senada juga dikatakan, Wandi alias Toke Liang Hap seorang pengumpul hasil perikanan di kawasan Bagok - Nurussalam, Aceh Timur. Katanya kelangkaan es batangan sering membuat dirinya rugi.

"Akibat, engak ada es batangan, terkadang ikan yang sudah kita beli tak dapat diawetkan dan membusuk, jika pun ada es setelah kita cari kemana-kemana, harganya tinggi mencapai Rp80 hingga Rp100 ribu per batang," keluh Wandi.

Kelangkaan es batangan juga dirasakan para nelayan di Pelabuhan Perikanan Kuala Idi, di sana para pedagang ikan dan pengusaha kapal nelayan juga resah terhadap langkanya es batangan.

"Harapan kita Pemerintah, dalam hal ini Dinas Perikanan Aceh Timur untuk segera mencari solusi terhadap persoalan kelangkaan es batangan dalam wilayah Aceh Timur," harap Mustafa (48) pedagang ikan di TPI Kuala Idi, Aceh Timur. (asr)

Editor:Kamal Usandi
Kategori:GoNews Group, Pasar & Niaga
wwwwww