Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
2
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
17 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
3
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
17 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
4
DPRD Pekanbaru Kaji R-APBD 2027, Fokus Atasi Banjir dan Bantuan Pendidikan S3
Parlemen
4 jam yang lalu
DPRD Pekanbaru Kaji R-APBD 2027, Fokus Atasi Banjir dan Bantuan Pendidikan S3

Wanita Muda Berlumuran Darah Ditemukan dalam Pos Polisi

Wanita Muda Berlumuran Darah Ditemukan dalam Pos Polisi
Ilustrasi jasad wanita. (int)
Senin, 10 Februari 2020 15:41 WIB
POLEWALI MANDAR - Seorang wanita muda dengan tubuh terluka parah dan berlumuran darah, ditemukan warga dalam pos polisi lalu lintas yang tak digunakan lagi, di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Ahad (9/2/2020) pagi.

Dikutip dari sindonews.com, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Polewali Mandar, namun nyawanya tidak tertolong.

Belakangan diketahui korban bernama Irmayanti (23), warga Majene. Pihak keluarga yang mengetahui informasi tersebut langsung mendatangi lokasi sekaligus menjemput jenazah korban. Keluarga korban juga mendatangi Mapolres Majene untuk membuat laporan.

Identitas korban diketahui setelah sejumlah kerabatn melihat foto dan video lewat media sosial. Korban merupakan wanita lajang yang hidup bersama kerabatnya setelah kedua orang tuanya meninggal dunia.

Salah satu kerabat korban menceritakan, beberapa hari terkahir korban sering murung dan bercerita bagaimana hubungan asmaranya dengan seorang pria berinisial R yang telah menikah.

''Beberapa hari ini sih, korban memang sering murung karena ada persoalan dengan pacarnya yang sudah punya istri,'' kata kerabat korban, Ahad (9/2/2020).

Aparat kepolisian pun bergerak cepat untuk menyediliki kasus ini, termasuk memeriksa orang yang terdekat korban. Saat ini polisi telah mengetahui pelaku penganiayaan atas beberapa saksi dan alat bukti yang di temukan, termasuk rekaman CCTV di minimarket saat korban dan pelaku bersama untuk membeli cemilan.

Diduga, korban sengaja dianiaya di tempat tersebut, Ahad dini hari, sebab di sekitar lokasi kondisinya gelap.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam
wwwwww