Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
2
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
17 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
3
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
17 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
4
DPRD Pekanbaru Kaji R-APBD 2027, Fokus Atasi Banjir dan Bantuan Pendidikan S3
Parlemen
4 jam yang lalu
DPRD Pekanbaru Kaji R-APBD 2027, Fokus Atasi Banjir dan Bantuan Pendidikan S3

Berteduh dalam Gubuk di Tengah Sawah, Suami Istri Disambar Petir, 1 Tewas

Berteduh dalam Gubuk di Tengah Sawah, Suami Istri Disambar Petir, 1 Tewas
Marsih tergolek lemah di rumahnya setelah disambar petir, Selasa (17/12). (kompas.com)
Selasa, 17 Desember 2019 22:02 WIB
SUMEDANG - Sepasang suami istri, Oyok (56) dan Marsih (55), disambar petir, Selasa (17/12/2019), sekitar pukul 13.00 WIB.

Dikutip dari kompas.com, keduanya disambar petir saat berteduh dari hujan lebat, dalam gubuk di tengah sawah di blok Bakanloa, Desa Margamukti, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Sang istri selamat, namun suaminya tewas di lokasi kejadian setelah tersambar petir.

Pasangan suami istri ini merupakan warga Dusun Sayuran, RT 02/04, Desa Mekarjaya, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang.

Tokoh masyarakat Desa Mekarjaya, Dudung Suryana menceritakan, peristiwa itu terjadi ketika korban dan istrinya berteduh dalam gubuk di tengah sawah di Desa Margamukti.

''Waktu kejadian hujan cukup lebat dan ketika itu ada petir yang kemudian menyambar kabel listrik yang tidak jauh dari posisi mereka berteduh,'' ujar Dudung kepada Kompas.com melalui pesan singkat WhatsApp, Selasa sore.

Dudung menuturkan, korban Oyok seketika tewas terjungkal setelah tersambar petir di tempat kejadian.

''Korban terjungkal hingga meninggal dunia di tempat kejadian. Korban bersama istrinya kemudian ditolong warga sekitar. Istrinya selamat hanya tersengat saja,'' tutur Dudung.

Dihubungi terpisah via sambungan telepon, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumedang, Yedi membenarkan kejadian ini.

''Iya benar, korban meninggal atas nama Oyok. Istrinya selamat. Saat kejadian mereka lagi berteduh dari hujan di sebuah gubuk di sawah di Desa Margamukti,'' kata Yedi.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww